Harga Telur Makin Mahal, Omzet Penjualan Turun Drastis

TELUR MAHAL : Pedagang telur ayam di Pasar Kebon Roek mengeluhkan harga yang semakin mahal, yang berdampak pada penurunan omjzet penjualan. ( RATNA / RADAR LOMBOK )

MATARAM – Harga bahan pokok seperti telur ayam menjadi sorotan masyarakat. Sebab, meski harga ayam sudah menunjukkan penurunan, namun harga telur ayam saat ini di pasaran masih tinggi, mencapai Rp 55.000 ribu per terai.

Salah satu pedagang di di pasar Kebon Roek, Ampenan, Kota Mataram, Mutmainnah, mengatakan harga telur ayam yang melambung tinggi terjadi sebelum Idul Adha 1443 Hijriah lalu. Hingga kini harga telur ayam belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hal tersebut membuat omzet penjualannya menurun drastis hingga ratusan ribu per hari. Pasalnya, permintaan telur tidak setinggi saat Idul Adha. Di mana ia bisa meraup untung sampai jutaan rupiah per hari. Sementara saat ini permintaan telur relatif sedikit, sehingga ia hanya mengandalkan pembelian dari para pelanggannya.

“Harga telur per terainya masih di kisaran Rp 53 ribu – Rp 55 ribu per terai. Kalau ayam memang sudah turun jadi Rp 38 ribu – Rp 40 ribu per terai. Telur ini kalau tidak turun, jadi agak sepi pembeli. Beda waktu mau lebaran banyak yang cari telur sama ayam,” tutur Mutmainnah.

Dikatakan Mutmainnah rata-rata pembeli telur di lapaknya adalah para pedagang. Sehingga harga telur yang dijual bervariasi. Bagi mereka yang membeli dalam jumlah banyak akan diberikan potongan harga, tujuannya agar telur yang dia jual cepat laku.

Mutmainnah sendiri tidak tahu menahu perihal penyebab harga telur ini tidak kunjung turun. Sebab ia hanya menerima telur dari distributor. Sementara harga ayam saja sudah mulai mengalami penurunan sejak pekan ini. Kalau dari kandang mungkin dapatnya Rp 48 ribu – Rp 50 ribu per terai. Tapi sampai pasar sudah di atas Rp 50 ribu per terai.

Sementara itu, Kepala pasar Kebon Roek, Malwi, menyebut harga telur ayam saat ini masih tinggi, yaitu Rp 1.800 per butir. Artinya dalam satu terai telur ayam sudah mencapai Rp 54 ribu. Sementara untuk harga ayam per kilogramnya terpantau mengalami penurunan, yakni Rp 38 ribu per kg.

“Harga telur ayam Rp 1.800 per butir. Sedangkan telur ayam kampung dan telur bebek harganya Rp 3 ribu per butir,” sebutnya. (cr-rat)

Komentar Anda
Baca Juga :  UMKM NTB Bidik Pasar 100 Gerai Bebas Pajak Dunia