Harga Jual Jagung Petani Masih Dibawah Acuan Permendag

MATARAM—Kendati Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan kebijakan harga acuan melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) terkait harga jual jagung, namun ternyata di lapangan harga jual jagung petani masih di bawah harga acuan tersebut.

Saat ini harga jual jagung petani untuk pipilan kering dengan harga Rp2.800/kg, sementara harga acuan yang dikeluarkan Mendag RI melalui Permendag Nomor 21/M-DAG/PER/3/2016 tertanggal 24 Maret 2016 Rp3.150/kg dengan kadar air 15 persen, Rp3.050/kg dengn kadar air 20 persen, Rp2.850/kg dengan kadar air 25 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Wahyuddin menyebut, meski harga jual petani jagung masih dibawah harga acuan yang dikeluarkan oleh Kemendag, namun secara umum harga jual jagung petani sudah mulai membaik.

“Sebelumnya itu harga jual jagung petani untuk pipil kering itu Rp2000/kg. sekarang sudah Rp2.800/kg meski masih dibawah harga acuan Permendag,” kata Wahyuddin di Mataram, Selasa (3/5).

Wahyuddin menyebut saat ini harga jual jagung di petani relatif bagus. Hal tersebut menyusul adanya kebijakan dari pemerintah yang mengeluarkan harga acuan pembelian. Meski itu bukan kebijakan layak aturan harga Pembelian Pemerintah  (HPP), Permendag tersebut paling tidak bisa menaikan harga jual jagung petani yang sebelumnya dijual dengan harga murah. “Harga jual Rp2800/kg itu hitung-hitungannya petani masih untung,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB, H. Husni Fahri berjanji akan mengkawal pemberlakukan  Permendag Nomor 21/M-DAG/PER/3/2016 tertanggal 24 Maret 2016 tentang acuan harga jual/beli pengusaha jagung baik itu BUMN, maupun swasta kepada petani.

“Kami akan mengkawal Permendag Nomor 21 tahun 2016 ini, agar pengusaha membeli sesuai acuan harga tersebut,’ kata Husni Fahri.

Peraturan Menteri Perdagangan(Permendag) Nomor 21/M-DAG/PER/3/2016 tertanggal 24 Maret 2016 tentang harga acuan pembelian jagung di tingkat petani itu menetapkan besaran harga jagung ditetapkan sebesar Rp3.150/kg dengan kadar air 15 persen, Rp3.050/kg dengn kadar air 20 persen, Rp2.850/kg dengan kadar air 25 persen, Rp2.750/kg dengan kadar air 30 persen dan Rp2.500/kg dengan kadar air 35 persen.

Peraturan Menteri Perdagangan tersebut mulai berlaku dari tanggal 1 April 2016 hingga 31 Maret 2017. Dimana Permendag ini berlaku untuk semua pembeli baik itu usaha milik negara ataupun perusahaan swasta yang membeli jagung kering pipil di tingkat petani. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid