Hanura Gelar Penyampaian Visi Misi Calon Kada

Hanura Gelar Penyampaian Visi Misi Calon Kada
VISI MISI: Ketua DPD Hanura NTB, Mudahan Hazdie, didampingi para kandidat memukul gong tanda dimulai penyampaian visi misi para pendaftar calon kepala daerah. (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM—Sebagai bagian dari proses tahapan penjaringan calon kepala daerah di Pilkada 2018, Partai Hanura menggelar penyampaian visi misi. Gelaran ini dilaksanakan di Hotel Golden Tulip, Senin kemarin (22/5).

Ketua Tim Pilkada DPW Partai Hanura NTB, Yeyen Septian Rahmat menyatakan, dari 11 bakal calon gubernur dan wakil yang mendaftar, ada 10 kandidat memenuhi persyaratan administrasi. Mereka inilah yang berhak mengikuti proses tahapan penjaringan selanjutnya.

“Adapun satu figur dinyatakan tidak memenuhi persyaratan tidak bisa kami sampaikan,” ujar mantan anggota DPRD Kota Mataram tersebut.

Hadir dalam penyampaian visi misi tersebut anggota DPRD provinsi dan DPRD kabupaten kota Partai Hanura dan pengurus DPD I dan DPC Partai Hanura. Hadir pula semua bakal calon kepala daerah. Penyampaian visi misi di Partai Hanura dilangsungkan hingga sore hari.

Ia mengatakan, dengan penyampaian visi misi tersebut diharapkan kader dan pengurus Partai Hanura bisa mengetahui apa menjadi visi misi dan program kerja para kandidat. Selain itu, dengan penyampaian visi misi tersebut diperoleh gambaran kerjasama yang akan diusung dengan Partai Hanura.

“Kita harapkan mereka yang diusung nanti memiliki komitmen untuk membesarkan Partai Hanura kedepan,” imbuhnya.

Selanjutnya nanti, kata Yeyen, sesudah dilaksanakan tahapan penyampaian visi misi akan diteruskan dengan survei internal. Survei internal tersebut akan dilaksanakan di struktur kepengurusan Partai Hanura hingga level terendah ada di desa kelurahan.

Lanjut, dengan survei internal tersebut diketahui figur cagub/cawagub yang dikehendaki kader dan pengurus Partai Hanura untuk didukung dan diusung.

Ketua DPD Partai Hanura NTB, Mudahan Hazdie, menjamin proses penjaringam calon kada Partai Hanura akan dilangsungkan secara transparan, objektif dan terbuka. “Ini sesuai dengan arahan dan instruksi dari ketua umum DPP Partai Hanura, Osman Sapta Odang,” terangnya.

Karena itu, ia menyatakan bahwa semua kandidat yang mendaftar dalam bursa penjaringan Partai Hanura memiliki kesempatan dan peluang sama didukung dan diusung. Ia juga memastikan Partai Hanura sudah merampungkan pembentukan struktur kepengurusan Partai hingga level terendah di desa dan kelurahan.

Dengan struktur kepengurusan tersebut siap bekerja memaksimalkan dan mengoptimalkan kerja-kerja politik kepartaian untuk memenangkan calon yang diusung. “Mesin politik Partai Hanura siap bekerja memenangkan calon yang diusung,” sambungnya.

Para bakal calon gubernur dan wakilnya di ajang itu diberikan kesempatan sekitar 15 menit menyampaikan visi misi di hadapan jajaran kader dan pengurus Partai Hanura.  Setelah itu, tim Pilkada DPW Partai Hanura NTB diberikan kesempatan bertanya kepada para kandidat untuk memperdalam visi misi dan program kerja kandidat.

Ahyar Abduh menjadi calon pertama menyampaikan visi misi. Ia mengatakan, beberapa isu pembangunan di NTB paling banyak mendapatkan sorotan adalah masih tingginya pengangguran. Karena itu, perlu ada solusi konkrit mengatasi masalah tersebut.

“Ini tangggung jawab bersama yang harus diselesaikan di periode 2018-2023,” ucapnya.

Ahyar Abduh mengusung konsep NTB untuk semua. Dari konsep ini, ia menegaskan, pembangunan harus menyeluruh di setiap wilayah di NTB. di samping itu, memberikan akses bagi semua, berkeadilan, beriman dan berbudaya.

Ia berjanji akan menitikberatkan kepada pembangunan konektivitas di semua wilayah. Baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Adapun dalam penyusunan penganggaran akan berorientasi pada pro job, growth dan pro poor. (yan)