Hadapi Pileg, TGB Bakal Kumpulkan Elite NW Pancor

Hasanain: TGB Bergabung ke Golkar Lebih untuk Pilpres

TGBKH M Zaenul Majdi
TGBKH M Zaenul Majdi

MATARAM — Pemungutan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 semakin dekat. Untuk itu, Ketua Umum PBNW Pancor, TGB Muhammad Zainul Majdi berencana mengumpulkan seluruh elite pengurus NW, baik di struktural organisasi maupun pengurus badan otonom NW di Pancor, Lombok Timur pada Minggu, 13 Januari mendatang.

Mereka dikumpulkan untuk membahas terkait dinamika yang berkembang di internal NW dan kesiapan kader NW menghadapi Pileg. Terlebih dengan bergabungnya TGB ke Partai Golkar. Sementara dominan caleg dari NW bergabung ke Partai NasDem. “Ketua PBNW memandang perlu menjelaskan kepada semua Struktur PB NW mengenai alasan beliau bergabung dengan Partai Golkar,” kata Sekretaris PBNW Pancor, TGH. Hasanain Juaini, yang juga Caleg Partai NasDem untuk DPRD NTB dapil Lombok Barat-Lombok Utara kepada Radar Lombok, Kamis (10/1) kemarin.

Dengan berkumpulnya seluruh pengurus di jajaran perangkat organisasi NW, diharapkan bisa menyatukan pemahaman semua komponen organisasi mengenai arah suara jemaah NW pada Pileg mendatang. Oleh karena itu, dipastikan TGB akan menginstruksikan kepada semua jajaran elite NW untuk kompak mendukung kader NW yang sudah diputuskan oleh organisasi.

Menurutnya, TGB bergabung dalam kepengurusan DPP Partai Golkar lebih untuk kepentingan pemenangan pilpres. Suara jemaah NW akan tetap untuk kader NW yang bertarung melalui Partai NasDem.

BACA JUGA: Survei Indikator: Jokowi Unggul 20 Persen dari Prabowo

Sementara itu, Ketua PDNW Lombok Timur, H. M Syamsul Luthfi membenarkan bahwa seluruh jajaran NW Pancor bakal dikumpulkan oleh TGB. Senada dengan Hasanain, Lutfi juga menyampaikan hal yang sama mengenai arahan TGB kepada semua komponen organisasi untuk fokus memenangkan kader NW.

Dengan totalnya jemaah NW mendukung kader terbaik dalam Pileg April nanti, merupakan langkah untuk mengamankan kebijakan Zul-Rohmi membangun NTB lima tahun ke depan. “Setelah jemaah NW berhasil mengantarkan pasangan Zul-Rohmi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, perjuangan legislatif sebuah keharusan agar program-program Zul-Rohmi lebih mudah dijalankan,” pungkasnya. (yan)