Habok Nasir, Salim Dipenjara

PENGANIAYAAN: Salim, pelaku penganiayaan terhadap Nasir, diamankan petugas di Mapolsek Sakra Barat (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Salim, warga Dusun Gunung Rajak, Sakra Barat kini harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap polisi, karena diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan dan pemukulan terhadap Nasir, warga Desa Montong Beter, Sakra Barat, Rabu lalu (23/11) sekitar pukul 20.00 Wita. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar dibagian wajah.

Tak terima dengan ulah pelaku, korban pun langsung melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polsek setempat. Dari keterangan korban, sejumlah saksi, dan hasil  visum, maka tak lama kemudian pelaku langsung diamankan petugas, dan dibawa ke Mapolsek Sakra Barat untuk diminta keterangannya. “Setelah kita menerima laporan, korban langsung kita visum,” ungkap Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu I Made Tista, Kamis (24/11).

Kronologis kejadian lanjutnya, saat itu korban bersama keponakannya hendak menghadiri kegiatan pernikahan keluarganya di Gunung Rajak. Korban saat itu datang dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sementara pelaku sendiri diketahui adalah adik kandung pengantin, yang acaranya hendak didatangi korban. Namun sesampai di lokasi, korban langsung dipelototin pelaku. “Melihat korban, pelaku langsung mengatakan ini anak Jerua (asal korban, red),” tutur Tista.

Pelaku sendiri tak menduga kalau dirinya akan diperlakukan seperti itu. Seketika pelaku  mendekati korban, kemudian langsung memukul kearah muka bagian kirinya. Namun korban saat itu tak melakukan perlawanan. “Bagian kiri mata korban mengalami luka memar,” terang Tista.

Setelah menerima laporan korban, petugas langsung bergerak cepat mencegah, agar kasus jangan sampai meluas, melibatkan antar desa. Sejumlah saksi yang mengetahui kejadian ini, termasuk korban dimintai keterangan. Tak lama polisi berhasil mengamankan pelaku. “Setelah dicari, pelaku langsung diamankan untuk proses penyelidikan,” sebutnya.

Selain itu, polisi juga melakukan koordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat yang ada di dua desa tersebut. Mereka diberikan pemahaman, bagaimana masalah ini tidak berlanjut, dan tidak terjadi saling balas dendam antar dua pihak. Proses penangan hukum diminta supaya diserahkan sepenuhnya ke polisi. “Situasi di sekitar berhasil dikendalikan oleh petugas. Sementara pelaku masih di proses,” tutup Tista. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid