Guru TK dan SD Kota Mataram Masih Gaptek

Ermawati (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM—Tenaga pendidik jenjang taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di Kota Mataram masih banyak yang gagap teknologi (gaptek). Ini karena karena banyak dari mereka yang kurang menguasai ilmu teknologi dan komunikasi (IT).

Wakil Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Ermawati mengatakan, secara keseluruhan di NTB saat ini ada 66 ribu guru masih gagap teknologi alias gaptek. Di Kota Mataram terdapat ratusan guru SD masih belum memahami teknologi. ‘’Selain faktor usia, mereka juga belum ada pelatihan khusus,’’ katanya, kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (23/11).

Tenaga pendidik, khususnya ditingkat SD harus bisa menguasai IT. Hal itu guna mendukung jalannya proses pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013 (K13). Mengingat dalam proses pembelajaran K13 dilakukan melalui dua arah, artinya  murid  tidak lagi sebagai obyek, tapi juga sebagai subyek. Praktis, murid harus diberikan kebebasan untuk berkembang sesuai bakatnya.

Untuk itu, IGI pusat akan memberikan pelatihan pada kalangan guru yang masih gaptek. Pelatihan yang diberikan dihajatkan untuk memajukan dunia pendidikan. Pelatihan akan diberikan bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kabupaten kota.

Menyambut, Hari Guru Nasional  (HGN) tahun ini, IGI akan  melaksanakan pelatihan di 1000 titik lokasi se-Indonesia, termasuk di NTB. Dari pelatihan tersebut diharapkan akan ada peningkatan mutu guru. Dimana persoalan mutu guru masih menjadi  pekerjaan rumah  IGI.

‘’Rendahnya kompetensi guru menjadi tanggung jawab kita semua. Kami menggandeng perusahaan besar yang akan membiayai kegiatan IGI,” pungkasnya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid