Guru Honor di Lotim Tuntut Diangkat Jadi P3K

MENGADU : Ratusan guru honor kategori P2 dan P3K mengadu ke dewan meminta diangkat menjadi P3K. (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Ratusan guru honor di Lombok Timur yang masuk kategori prioritas 1 dan 2 (P1 dan P2) mengadu ke DPRD Lombok Timur, Kamis (1/12). Kedatangan mereka  tak lain untuk menyampaikan tuntutan supaya bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dalam perekrutan tahun ini. Terlebih lagi dari sekian ribu guru honor  yang ada sebagian besar telah terangkat menjadi P3K.

Mereka diterima pimpinan dewan dan komisi terkait. Termasuk juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Izzuddin. Dalam pertemuan itu para guru menyampaikan berbagai hal.” Kami minta ke Pemkab Lombok Timur supaya segera menuntaskan para guru honor yang berstatus P2 dan P3 untuk diangkat menjadi P3K. Dan kita siap untuk mengawal apapun bentuk regulasi yang disiapkan oleh pemerintah pusat. Kalau bersama-sama kita ngawal apa yang menjadi tuntutan kami akan terealisasi,” kata  ketua Forum Guru Honor P2 dan P3, Marzuki.

Baca Juga :  Polisi Belum Tahu Pelaku Perusakan Ponpes As-Sunnah

Disebutkannya, guru honor di Lombok Timur berjumlah sekitar 4.686 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.057 orang yang telah mendapatkan formasi. Sisanya 2.629 orang yang belum terakomodir yaitu terdiri dari P2 dan P3.

Apa yang menjadi tuntutan mereka ini terangnya, tak lepas karena sebagian besar dari mereka telah mengabdi selama puluhan tahun. Maka sangat pantas mereka diangkat di tahun ini.” Ini yang harus dipertimbangkan dan dipikirkan oleh pemerintah daerah. Pengabdian kami selama puluhan tahun tidak sebanding dengan tingkat kesejahteraan yang kami dapat,” katanya.

Sementara itu ketua Komisi II DPRD Lombok Timur, Waes Al Qurni, mengatakan pihaknya sangat mendukung langkah Pemkab Lombok Timur mengangkat sisa  tenaga guru honor yang telah mengabdi puluhan tahun menjadi pegawai P3K. Bahkan hal itu telah disampaikan dewan saat pembahasan dan pengesahan APBD tahun 2023.

Baca Juga :  Tete Batu Optimis Juara

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Izzuddin, menjawab pihaknya akan bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika mengacu pada luas wilayah, jumlah sekolah termasuk juga usia sekolah maka Lombok Timur pada dasarnya hanya membutuhkan sebanyak 9 ribu guru honor.” Berkaitan dengan P3K untuk guru honor ini kita terus berupaya mendorong pemerintah pusat agar sisa guru honor kategori P2 dan P3 supaya diangkat menjadi P3K. Kalau tidak bisa terakomodir sekarang kita kan upayakan terakomodir di tahun 2023 mendatang,” tandasnya.(lie)

Komentar Anda