Guru Daerah Terpencil Juga Berharap Dapat SK

Guru Daerah Terpencil Juga Berharap Dapat SK
PERJUANGAN : Para guru yang mengajar di Gili Belek dan Gili Re pada saat air sedang surut dan berharap pemerintah membangun jambatan penghubung untuk melancarkan aktivitas mereka.( Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG-Menjadi guru di wilayah terpencil bukan hal yang mudah. Beratnya medan tempat mereka mengajar masih jauh dibandingkan dengan kesejahteraan yang mereka dapat. Misalnya saja guru honor di Satap 8 Jerowaru.

Kepala Satap Jerowaru, Ismail, mengaku pada saat ini sebanyak 7 orang guru belum mendapat SK dari pemerintah. Padahal mereka sudah mengabdi sejak tahun 2009. “Pada saat kepala Dinas Pendidikan datang kesini, saya melaporkan terkait guru-guru yang belum mendapatkan SK ini, karena jujur saya kasian sama mereka,” katanya kepada Radar Lombok, Minggu (22/09).

Ia merincikan paling rendah masa pengabdian mereka adalah lima tahun. Yang paling lama adalah sejak 2009.

“Guru – guru yang belum dapat SK ini sudah saya sampaikan ke kepala dinas kemarin, dan ini yang masih ditunggu,” katanya.

Guru-guru honorer yang belum mendapatkan SK ini katanya, bukan berasal dari Gili Belek dan Gili Re, tetapi berasal dari Desa Buntiang Kecamatan Sakra Barat yang sehari-hari bolak balik menerjang lautan. Selain dari Sakra Barat, ada juga guru yang berasal dari Penede Gandor Kecamatan Labuhan Haji yang masa pengabdiannya sudah lama.” Rata-rata guru kita yang belum mendapat SK ini paling rendah masa pengabdianya lima tahun, dan ini yang terus kami perjuangkan,”akunya.

Ismail mengatakan, sebenarnya para guru ini berharap bisa mendapat Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Karena sampai saat ini masih ada guru yang belum mendapatkan NUPTK padahal sudah lama mengabdi. “Dari sejak bupati yang dulu kami perjuangkan, sampai sekarang ini para guru ini belum juga diberikan SK,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Unit Pendidikan Jerowaru, Nurul Pajariah, mengakui kalau sampai saat ini masih ada guru honorer yang belum mendapatkan SK. Menurutnya, para guru yang belum mendapatkan SK karena SK belum keluar. “ Masih ada yang belum mendapatkan SK, karena SK tahap kedua ini belum keluar,”katanya.(wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid