Guru Daerah belum Digaji Empat Bulan

GURU : Guru Tetap Daerah (GTD) di Lombok Barat mengeluhkan persoalan keterlambatan gaji mereka. (Ist/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Guru Tetap Daerah (GTD) di Lombok Barat mengeluhkan persoalan keterlambatan gaji mereka. Para guru belum menerima gaji empat bulan sejak Januari. Pemda berdalih sedang memproses pencairan gaji mereka.

Sekretaris Dikbud Lobar H. Haerudin yang dikonfirmasi terkait ini mengatakan pihaknya sedang memproses usulan pembayaran gaji GTD tersebut. “ Insyaallah sedang diproses,” jawabnya singkat kemarin.

Pihak Dikbud pernah lakukan pendataan dan verifikasi guru honor dan kontrak. Dinas mendata sebanyak 3.200 lebih guru tetap daerah (GTD), guru tidak tetap (GTT) dan kontrak yang ada di Lobar.

Terpisah, Sekretaris BPKAD Lobar H. Adnan mengatakan usulan pembayaran gaji GTD dari Dikbud belum masuk ke BPKAD. “ Pekan lalu saya cek dan tanya, belum ada masuk usulan pencairan yang GTD,” kata Adnan.

Baca Juga :  Optimis Dapat Partai, LAZ Konsolidasikan Kekuatan

Yang baru diajukan, honor para tenaga kontrak di Lingkup Pemkab Lobar. Kemungkinan kata dia, masih proses di Dikbud. Karena ia mengecek pekan lalu, usulannya belum masuk. “ Kalau ada usulan dari OPD kita proses,” ungkapnya.

Ditanya apakah itu dialihkan ke pembayaran item THR?  Menurut dia tidak demikian. Karena itu hak ASN. Kemungkinan OPD perlu lakukan verifikasi karena banyaknya GTD ini. Ditanya jumlah tenaga GTD yang dibayarkan honornya, ia mengaku belum tahu pasti karena ada GTD yang sudah lulus P3K. Diakuinya gaji GTD ini selalu dicairkan Dikbud tiga bulan sekali. “ Dari dulu pengajuannya tiga bulan sekali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tuntut Pembatalan Sertifikat, Warga Sigerongan Demo BPN

Informasi yang diserap koran ini, para guru tetap daerah di Lobar sampai sekarang belum menerima gaji. “Honor derah yang Rp 500 perbulan belum ada kabar, empat bulan belum dibayar,” keluh kesah seroang GTD yang tidak bersedia dikorankan namanya.

Menurutnya, gaji ini menjadi harapan GTD untuk memenuhi kebutuhan hidup selama bulan puasa. Lebih-lebih dengan biaya hidup yang tinggi saat ini. “ Kalau enggak gitu, mau makan apa kita,” ungkapnya.

Ia berharap agar Pemda segera membayar gaji para GTD yang jumlahnya lumayan banyak di Lobar.(ami)

Komentar Anda