Gunung Agung Erupsi, Warga Bali Mengungsi ke Lombok

Mayoritas pengungsi dari Bali tersebut, saat sampai Lembar biasanya langsung dijemput oleh pihak keluarga. “Ada juga yang malah dari Lombok menjemput keluarganya langsung ke Bali. Dan pengungsi tersebut juga beberapa memang asli Lombok,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB juga sigap menghadapi banyaknya pengungsi dari Bali. BPBD langsung mendirikan Pos Pemantauan Pengungsi Erupsi Gunung Agung di Pelabuhan Lembar.

Baca Juga :  Gunung Sasak Diusulkan Jadi Aboretum

Kepala BPBD Provinsi NTB, H Muhammad Rum mengatakan, pos pemantauan yang dibangun bertujuan untuk mendata para pengungsi dari Bali. “Pos pemantauan pengungsi didirikan sesuai dengan hasil rapat koordinasi di Bali,” terang Rum.

Pos pemantauan pengungsi tersebut, juga bisa dijadikan tempat istirahat sementara. Apalagi telah disiapakan berbagai sarana dan fasilitas kesehatan untuk mengecek kondisi kesehatan para pengungsi. Setelah itu barulah para pengungsi akan didata mengenai data diri, alamat asal, dan tujuan selama di Lombok.

Baca Juga :  Museum untuk Kartini, Sarana Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Selain itu, BPBD juga menyiapkan tempat penampungan sementara yang buka selama 24 jam di kantor BPBD NTB. Hal itu disiapakn bagi para pengungsi yang tidak memiliki keluarga di Lombok. “Kebutuhan seperti makanan dan minuman kita sediakan, 24 jam dibuka kok,” katanya.

Komentar Anda