Gubernur Pastikan Porprov XI Siap Digelar Februari 2023

H Zulkieflimansyah (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebelumnya Pemprov NTB menyurati seluruh kabupaten/kota agar pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB menjadi atensi bersama. Langkah Pemprov NTB ini menandakan pelaksanaan multi event olahraga tingkat provinsi ini sudah mendapat tempat.

“Terkait anggaran pelaksanaan Porprov itu nanti kita cek. Intinya event ini menjadi atensi kita bersama,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, Jumat (4/11).

Dikatakannya, seluruh event yang sifatnya mengumpulkan orang banyak itu adalah kegiatan yang bermanfaat. Seperti MotoGP, WSBK, MXGP, PON, Kejurnas, Kejurda, dan tentu termasuk juga Porprov. Sehingga pihaknya secara terang menyebut semua event itu tetap didukungnya.

Kalaupun adanya keterlambatan, karena penundaan pada sebuah event seperti Porprov, ia menyebut hal itu terjadi akibat dari kondisional keadaan. Misalnya anggaran, waktu dan sejenisnya. Namun sejauh ini, Porprov dinilai akan tetap terselenggara.

Baca Juga :  Nurul Terhenti di Perempat Final IFSC World Cup 2022

“Setiap event tetap akan ada ke bermanfaatannya. Makanya semua ini adalah tanggungjawab bersama,” Lanjutnya.

Ketua KONI NTB H Mori Hanafi menjelaskan, untuk memperkuat respon dan atensi Pemprov NTB yang sudah menyurati Pemkab/Pemkot, pihaknya juga sudah melayangkan surat ke seluruh KONI kabupaten/kota. Dalam surat yang dikirim ke kabupaten/kota juga diinformasikan rencana waktu pelaksnaaan Porprov. Porprov rencananya dilaksanakan akhir Februari.

“Ini waktu yang tepat menurut berbagai pertimbangan,” katanya.

Menurut Mori, Februari dipilih karena banyak agenda kegiatan yang lain kedepannya. Misalnya jika melebihi Februari sudah memasuki bulan Ramadhan. Selain itu Pra-PON sejumlah cabor juga sudah menanti. Beberapa cabor akan menggelar Pra-PON mulai Juni.

Lebih lanjut, Mori mengatakan, cabor yang dipertandingkan di Porprov ada 26 cabor, kemudian tambahannya sebanyak tujuh cabor. 26 cabor yang pasti dipertandingkan, yakni atletik, balap motor, balap sepeda, biliar, basket, voli, bridge, bulutangkis, catur, drumband, karate, kempo, dan menembak.

Baca Juga :  Kandaskan Mandalika FC, Bima Sakti Puncaki Klasemen Sementara Grup B

Kemudian, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, senam, sepakbola, futsal, sepak takraw, tarung derajat, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju.

Cabor tambahan ini berdasarkan usulan pengprov yang sesuai dengan yang dipertandingkan di PON dan mengikuti syarat ketentuan minimal jumlah pengkab/pengkot serta ketentuan teknis lainnya.

Cabor yang diusulkan pengprov masing-masing adalah esport, triathlon, selancar ombak, petanque, kick boxing, aerosport (paralayang), kurash, sepatu roda, dan wushu.

“Nanti kami juga akan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota untuk mematangkan Porprov,” tandasnya. (rie) 

Komentar Anda