Gubernur NTB Tawarkan KEK Mandalika ke Qatar

Gubernur NTB Tawarkan KEK Mandalika ke Qatar
INVESTASI : Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi bertemu Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani di Istana Amir di Doha., Minggu pagi kemarin (10/12). (HUMAS)

MATARAM – Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berkunjung ke  Qatar Minggu pagi kemarin  (10/12).Agenda utama orang nomor satu di NTB itu untuk menawarkan berbagai peluang investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah.

Kedatangan gubernur, sebagai langkah konkrit menindaklanjuti komunikasi yang telah dibangun oleh Presiden RI, Joko Widodo kepada Emir Qatar. “Presiden kan sempat menyampaikan kalau Emir Qatar sangat tertarik ingin berinvestasi di KEK Mandalika, itu yang mau ditindaklanjuti Pak Gubernur,” terang Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB, Irnadi Kusuma melalui rilisnya, Minggu sore (10/12).

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Resmikan KEK Mandalika Lombok Tengah

Tiba disana, gubernur diterima langsung  Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani di Istana Amir di Doha. Dalam pertemuan tersebut, gubernur secara khusus menawarkan kepada Emir Qatar untuk berinvestasi di sisi timur dari kawasan Mandalika yang mencakup lahan sekitar 150 hektar.

Kawasan sisi timur tersebut, merupakan kawasan yang sangat indah. Apalagi dipercantik dengan garis pantai dan kontur berbukit yang membuat suasananya semakin menawan. “Emir Qatar ditawarkan lahan 150 hektar untuk berinvestasi, strategis kok lokasinya. Sehingga sangat prospektif bagi pengembangan investasi dan pembangunan resort wisata berkelas dunia,” kata Irnadi.

Mendengar penjelasan tersebut, Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani menyambutnya dengan sangat antusias. Qatar memang sejak lama tertarik dengan potensi investasi di KEK Mandalika Lombok. “Beliau bahkan berjanji kepada gubernur, dalam waktu dekat akan segera mengirim tim investasi untuk bertemu dengan pihak Indonesia,” ujar Irnadi.

Emir Qatar kemudian menanyakan tentang kelengkapan infrastruktur  untuk mendukung pengembangan KEK Mandalika. Terkait hal itu, gubernur menjelaskan bahwa saat ini KEK Mandalika didukung oleh bandara internasional, infrastruktur jalan dan masterplan kawasan yang terpadu.

Gubernur juga menyampaikan, payung hukum sudah tersedia untuk menjamin keberlangsungan investasi. Payung hukum tersebut berupa Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Daerah (Perda ) untuk kemudahan dalam proses layanan berinvestasi di kawasan tersebut. “Pak Gubernur sampaikan kalau pemerintahan Indonesia dan pemda  menyediakan insentif dan terus meningkatkan kelengkapan infrastruktur pendukung sehingga menjadikan Mandalika sangat atraktif,” ucapnya.

BACA JUGA :  Sewa Lapak UKM KEK Mandalika Mencekik

Setelah mendengar penjelasan tersebut, Emir Qatar juga sempat menanyakan tentang perkembangan pariwisata NTB, seperti jumlah wisatawan mancanegara dan apa diferensiasi yang dikembangkan NTB.

Terhadap pertanyaan itu, gubernur kembali menjelaskan bahwa NTB adalah provinsi pertama di Indonesia yang mengembangkan segmen muslim friendly tourism atau wisata halal. Ikon tersebut sebagai satu bentuk diferensiasi Lombok Sumbawa. “NTB juga merupakan daerah yang pertumbuhan pariwisatanya selalu tertinggi tiga besar di Indonesia,” imbuh Irnadi meniru ucapan gubernur.

Pada akhir pertemuan, Emir Qatar mengingatkan perlunya visi jangka panjang untuk membangun NTB. Hal itu telah dibuktikan Qatar, walaupun kecil namun bisa mewarnai kawasan regional maupun diplomasi dunia karena ditopang visi jangka panjang yang konsisten dilaksanakan. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid