Gubernur NTB Luncurkan JPS Gemilang Tahap II

DILUCURKAN : Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah kembali meluncurkan program JPS Gemilang NTB tahap II di Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (30/5).
DILUCURKAN : Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah kembali meluncurkan program JPS Gemilang NTB tahap II di Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (30/5).
Advertisement

GIRI MENANG – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, kembali luncurkan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang NTB tahap II sebanyak 125.000 paket yang merupakan stimulan dampak Covid-19 yang bersumber dari pemerintah Provinsi NTB, bertempat di halaman kantor di Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (30/5).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda NTB, Drs. Lalu Gita Ariadi, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas Sosial Prov. NTB dan Kepala OPD lingkup Pemrpov NTB lainnya, dan Bupati Lombok Barat,  Fauzan Khalid bersama jajarannya.

Peluncuran tahap II ini, ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket JPS Gemilang kepada lima perwakilan masyarakat Desa Penimbung, dimana berisikan produk-produk hasil produksi IKM/UKM lokal di NTB, diantaranya, minyak goreng 1 liter, susu kedelai, minyak kayu putih, sabun, teh kelor, dan masker, beras dan produk lainnya.

Disampaikan dalam mengawali sambutannya, Bung Zul sapaan akrabnya Gubernur NTB, berharap dalam pendistribusian JPS Gemilaing tahap II bisa berjalan lancar dan lebih baik dibandingkan tahap pertama.

“Semoga JPS tahap kedua ini bisa lebih baik dari yang pertama,” ucap Gubernur.

Ditegaskan, paket bantuan yang disalurkan dalam program JPS Gemilang tahap II ini digedepankan produk lokal, dimana Paket JPS Gemilang tahap II ini akan segera didistribusikan ke Kabupaten/Kota di NTB. Tercatat ada 535 UKM dan IKM yang ikut berkontribusi pada JPS Gemilang tahap II ini.

Selain itu, Bung Zul memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan terlaksananya JPS Gemilang tahap pertama, meski ada berbagai kendala. Saat itu pun Bang Zul menekankan akan pentingnya pemberdayaan UKM/IKM lokal dalam distribusi JPS Gemilang. Menurutnya, hal ini dapat menjadi pembelajaran bagi UKM/IKM agar dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk-produknya.

“Kami selalu punya anggapan bahwa setiap keadaan, krisis dan kesulitan itu pasti ada peluangnya. Oleh karena itu, ini peluang untuk bagaimana kita memperkenalkan produk-produk lokal kita kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia kemudian mengajak masyarakat untuk menghargai produk-produk lokal. Bagi Gubernur, tidak mungkin industri dan usaha dapat berkembang maju jika tidak mendapat penghargaan dari masyarakatnya sendiri.

Terkait JPS Gemilang, Gubernur berharap segala kekurangan pada tahap pertama dapat diatasi dengan lebih baik pada tahap kedua kali ini. Namun di setiap kekurangan tersebut, Ia meminta masyarakat untuk menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran agar lebih baik di masa mendatang.

“Tentu akan ada masalah di JPS Gemilang, masalah membuat hidup kita menjadi dinamis, kita perbaiki, hingga JPS Gemilang Tahap Ketiga nanti lebih baik lagi , begitu juga dengan yang berikut-berikutnya,” jelasnya.

Pada JPS Gemilang tahap II ini, keterlibatan dari OPD kabupaten/kota menjadi suatu komponen penting. Hal ini dikarenakan Pemda tentu lebih mengerti kebutuhan di daerahnya masing-masing. Oleh sebab itu, Gubernur mengajak seluruh kabupaten/kta agar saling merangkul satu sama lain.

“Misi utamanya bukan jual ikannya, bukan jual kopinya tetapi memberdayakan UKM di masing-masing kabupaten/kota,” lanjutnya.

Pandemi Covid-19 telah memberikan hikmah tersendiri bagi masyarakat, khususnya bagi UKM/IKM di NTB yang begitu dipercaya dalam menyediakan paket bantuan JPS Gemilang. Dengan hal ini diharapkan setiap UKM/IKM dapat jauh lebih matang saat wabah corona berlalu.

“Bisa dibayangkan setelah Covid-19 ini berlalu, dengan pengalaman yang telah terakumulasi oleh UKM-UKM kita, bisa saja produk-produk yang dihasilkan bukan hanya bisa dijual di NTB bahkan bisa dijual ke seluruh penjuru Indonesia bahkan ke seluruh dunia,” harap Bang Zul.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Lombok Barat, H Fauzan Khalid dalam sambutannya mengucapkan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi yang telah menunjuk Desa Penimbung sebagai lokasi launching JPS Gemilang tahap II ini.

“Mudah-mudahan berkat usaha kita bersama Covid-19 ini cepat berlalu dan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi pada hari ini adalah salah satu usaha kita untuk menolong masyarakat kita yang terdampak langsung dengan Covid-19 ini,” katanya.

Ia pun berharapan, musibah Covid-19 ini bisa cepat berlalu yang diimbangi dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah, baik Pusat, Provinsi maupun Pemerintah daerah.

“Mudahan-mudahan berkat usaha kita bersama dalam melawan Covid-19 ini segerala berlalu, dan apa yang dilakukan pemprov adalah salah satu usaha kita untuk menolong masyarakat. Kita yang terdampak covid-19,” harapnya.

Disampaikan juga, bahawa Pemkab Lobar juga melakukan berbagai langkah untuk melawan Covid-19, disamping sudah menyalurkan bantuan dalam bentuk tunai.

” Pemkab Lobar sudah menyalurkan bantuan dalam bentuk tunai yang dilakukan melalui BUMDes, isi dari bantuan sama dengan JPS Gemilang yg bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal,” teranganya.

Sementara Kepala Dinas Sosial NTB H Ahsanul Khalik, membeberkan paket bantuan JPS Gemilang tahap II bertambah dibandingkan tahap pertama yang hanya 105.000 KK. Dan untuk tahap II diperuntukkan kepada 125.000 KK di seluruh Provinsi NTB. Dimana 15.000 adalah untuk non DTKS. Sedangkan yang 110.000 KK disalurkan kepada 10 kabupaten Kota di NTB. Untuk Kota Mataram jumlah penerima 2.695 KK, dilanjutkan untuk Kabupaten Lombok Barat, 10.918 KK, Lombok Tengah 15.997 KK, Lombok Timur 42. 788 KK dan Lombok Utara 4.079 KK.

Sedangkan Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 2.535 KK, Kab. Sumbawa 6.681 KK, Kab. Dompu 7.840 KK, Kab. Bima 14.528 KK dan Kota Bima sebanyak 1.939 KK.

“15.000 adalah utk non DTKS, sehingga jumlahnya menajdi 125.000,” sebutnya. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid