Gubernur NTB Apresiasi Terobosan Dikbud NTB

Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan (dua dari kiri), foto bersama Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, usai penyerahan buku “Merawat Pendidikan di Tengah Wabah”.

MATARAM—Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc memberikan apresiasi terhadap terobosan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB. Hal itu disampaikan di momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dengan mengangkat tema “Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar”, yang dirangkaikan dengan Anugerah Istimewa Sekolah (Aiso) 2021, yang berlangsung di halaman Kantor Dikbud NTB, Minggu malam (2/5).

Selain Gubernur, pemberian apresiasi tersebut, juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si., Mantan Kadis Dikbud NTB, Dr H. Lalu Syafii, MM., Mantan Kadis Dikbud NTB 2011-2013, Dr Ir H. Rosyiadi Sayuti, M.Sc, dan para tamu undangan lainnya.

“Capaian program kerja Dikbud NTB tahun 2020-2021 lebih banyak merupakan inovasi-inovasi program sebelumnya,” ungkap Kadis Dikbud NTB, Dr H. Aidy Furqan, dalam laporannya pada malam Aiso 2021.

BACA JUGA :  PGRI NTB Kecam Penganiayaan Guru di Lombok Timur

Menurutnya, beberapa program diantaranya yakni program 1000 di tahun 2020, Dikbud NTB mengawal 1375 mahasiswa luar negeri dan dalam nengeri, dengan kategori luar negeri sebanyak 546 peserta jenjang S1, S2 maupaun S3. Kemudian beasiswa dalam negeri untuk kurang mampu dan berprestasi sebanyak 330 peserta, serta beasiswa stimulan sebanyak 490, sehingga totalnya ada sebanyak 1.375 sampai dengan 2020. “Insya Allah sudah tercapai. Namun yang keluar negeri kita optimalkan,” ucapnya.

Selain itu, dalam memajukan merdeka belajar, pada tahun 2020, Dikbud NTB mendesain strategi dengan hastak pendidikan membanggakan melalui profil, penampilan, pelayanan dan prestasi (4P). “Dengan strategi ini, kita dapat program inovasi seperti Sidik Jari (sistem pendidikan dalam jaringan), satuan pendidikan aman bencana (SPAB), Program Guru Kunjung, sekolah bersih dan sehat mendukung zero waste, gerakan ayo bercita-cita, Re-ennering SMK road map Cagar Budaya, Pojok Ekspresi, prestasi yang ditorehkan SMA, SMK dan SLB, serta guru yang aktif menulis,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dampak Positif Sistem Zonasi Mulai Dirasakan

Pada tahun ajaran baru mendatang, Dikbud NTB akan meluncurkan program SMK BLUD, Guru Tamu, SMA Terbuka, SMA SKS, SLB Vokasi, Senam Gemar Gatra dan buku merawat pendidikan di tengah wabah.

Sementara Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dalam sambutannya mengapresiasi laporan Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Aidy Furqan. “Luar biasa, bahkan disebutkan juga beberapa terobosan yang tidak dilakukan di provinsi lain. Terima kasih kepada teman-teman Dinas Dikbud NTB,” ujar Gubernur. (adi/adv)