Gubernur: Normalisasi Saluran Tak Akan Banyak Gunanya jika Hutan Gundul

Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah saat mengunjungi Desa Teke Palibelo, Kabupaten Bima yang terdampak banjir. (IST/RADAR LOMBOK)

BIMA–Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah langsung berkunjung ke sejumlah desa yang terkena banjir hebat di Kabupaten Dompu, Senin (1/3/2021) kemarin. Orang nomor satu di NTB itu membawa bantuan untuk para korban serta mencari solusi agar tidak terjadi banjir lagi.

Dari Dompu, Bang Zul sapaan akrabnya, hari ini (2/3/2021) berkunjung ke Kabupaten Bima. Karena banjir bukan hanya menerjang sejumlah desa di Dompu, melainkan juga di Bima.

“Siang ini mengunjungi Desa Teke Palibelo di Kabupaten Bima. Masalahnya sama, air yang begitu deras datang dari gunung tanpa hambatan terus mengalir melalui selokan dan saluran irigasi yang menyempit menjelang memasuki desa. Bahkan di banyak tempat memang tersumbat,” ungkap Bang Zul dalam akun medsosnya.

Karena itu, wajar kata Gubernur, jika air tumpah ruah; meluber masuk ke kampung-kampung. “Normalisasi saluran irigasi adalah yang mendesak, tapi normalisasi ini tak akan banyak gunanya selama hutan-hutan kita di hulu gundul dan tak terawat baik,” pungkas politisi PKS ini.

Seperti diketahui di Dompu, banjir hebat terjadi Minggu (28/2/2021) pagi merendam Desa Daha, Desa Marada,  Desa Rasa Bou, dan Desa Cempi Jaya di Kecamatan Hu’u.

Total terdampak 973 KK
rumah hanyut 36 unit, 9 unit rumah rusak berat. Untuk fasilitas umum: 1 masjid mengalami kerusakan di pintu masjid, saluran irigasi rusak berat sepanjang 550 m, lahan pertanian 52 ha terendam banjir. (*/RL)

.