Gubernur Ikut Merasa Kehilangan Syekh Ali Jaber

BERDUKA : Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat berkunjung ke rumah Almarhum Syekh Ali Jaber di Jalan Ade Irma Suryani Monjok no 38B, Kota Mataram, Kamis malam (14/1/2020). (Istimewa)

MATARAM-Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah berkunjung ke rumah duka almarhum Syekh Ali Jaber di Jalan Ade Irma Suryani no 38B, Monjok, Kota Mataram sekitar pukul 20:24 WITA, Kamis (14/1/2020).

Kehadiran orang nomor satu di NTB itu tidak lain untuk menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam atas wafat ulama kondang kepada pihak keluarga. Gubernur diterima langsung oleh Faisal Jaber selaku perwakilan keluarga. Dalam pertemuan yang tidak lama itu, Gubernur sempat menyampaikan kekagumannya pada sosok Syekh Ali Jaber. Bahkan menurutnya, kepergian almarhum karena dia dicintai Allah SWT. “Allah cinta pada beliau,”ujarnya Gubernur.

Gubernur juga mengenang pesan Syekh Ali Jaber yang sempat mengatakan ingin dimakamkam di Lombok jika meninggal. Namun dengan ketatnya prosedur untuk memberangkatkan jenazah, maka pemakaman diputuskan untuk dilakukan di Tangerang. “Kita sebenarnya berharap beliau bisa dimakamkan di Lombok sesuai dengan wasiatnya, tapi dengan prosedur segala macamnya kita juga mengerti,”ucapnya.

Di tempat yang sama, Faisal Jaber menerangkan bahwa keluarga besar almarhum telah sepakat melaksanakan pemakaman di Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Qur’an (Daqu) pada Kamis sore (14/1). “Saudara dan sahabat-sahabatnya ingin beliau di makamkan di sana. Ada ibunda beliau juga di Jakarta,”terangnya.

Dirinya juga mengenang kembali pertemuan terakhir dengan Syekh Ali Jaber. Saat itu almarhum sempat menginap selama lima hari pada November 2020 lalu setelah menghadiri kegiatan di Lombok Timur. “Waktu itu yang paling lama beliau menginap di sini. Biasanya hanya 1-2 hari,” tuturnya.

Pihak keluarga dari rumah duka di Monjok sendiri telah berangkat ke Jakarta. Antara lain istri almarhum, anak pertama almarhum, mertua almarhum dan beberapa orang anggota keluarga lainnya. “Keluarga akan di sana 3-4 hari,”pungkasnya.

Selain kehadiran orang nomor satu di NTB dari pantuan media ini, rumah almarhum hingga malam masih banyak masyarakat yang berdatang turut berbelasungkawa. Nampak juga banyak karangan buka di depan pintu masuk rumah almarhum. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaKuburan Janin Gegerkan Warga Teluk Nare
Berita berikutnyaSunat Insentif Guru, Kemenag Digedor