Gubernur Diminta Tidak Ceroboh Rombak Pejabat

TGH M Zainul Majdi
TGH M Zainul Majdi (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Mutasi pejabat eselon II, III dan IV dipastikan terlaksana hari Senin  mendatang (14/8).

Rencananya, mutasi dilakukan pada Jumat sore. Namun karena ada kegiatan lain, pelantikan ditunda. “Kalau sekarang kita lagi mengantuk, jangan sampai salah sebut nama. Senin pelantikan,” ucap Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat  berada di gedung DPRD NTB, Jumat kemarin  (11/8).

Menurut gubernur, mutasi dilakukan untuk kemajuan pembangunan. Provinsi NTB membutuhkan pejabat yang bekerja serius. Termasuk mengisi jabatanyang sedang lowong. “Jadi mutasi itu hal yang biasa,” katanya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD NTB, H Rumaksi meminta kepada gubernur   agar tidak ceroboh melakukan mutasi. Apalagi, mengganti pejabat dengan tujuan tertentu seperti untuk suksesi pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Nama-nama yang pejabat eselon II yang akan dirombak telah beredar. Diantaranya  Hj Putu Selly Andayani yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perdagangan, Baiq Eva Nurcahyaningsih yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perindustrian, H Rusman yang saat ini menjabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD-Dukcapil) dan lain-lain. “Saya secara pribadi dan juga pimpinan komisi I, meminta agar pak Rusman tidak diganti sebagai kepala DPMPD,” ujar Rumaksi.

Dikatakan,  selaku mitra kerja komisi I, kinerja DPMPD dibawah pimpinan Rusman  sangat baik selama ini. Berbagai inovasi dan terobosan telah dilakukan Rusman sehingga gaung desa semakin kuat. Rusman juga memiliki totalitas dalam membangun desa. Meskipun anggaran DPMPD tidak besar, namun kinerjanya sangat memuaskan. “Waktu jadi Karo Hukum, Pak Rusman ini kurang produktif. Tapi setelah jadi kepala DPMPD, baru kali ini saya lihat semangat pejabat yang begitu besar untuk menata dan memajukan desa,” ungkap Rumaksi.

Ditegaskan Rumaksi, apabila gubernur benar-benar ingin melakukan mutasi demi kemajuan daerah, maka jangan pernah mengganggu DPMPD. “Kalau Pak Rusman diganti, maka semua rencana program akan berantakan. Ini mumpung bagus-bagusnya kinerja DPMPD, Pak Rusman benar-benar melakukan pembinaan. Pokoknya komisi I akan pasang badan, keterlaluan kalau gubernur mengganti Pak Rusman,” ucap Rumaksi.

Sementara itu, Kepala DPMPD-Dukcapil Provinsi NTB, H Rusman yang dimintai keterangannya, menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan. Dirinya selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) siap ditempatkan dimana saja.

Meskipun begitu, Rusman ingin menyampaikan bahwa saat ini dirinya masih melakukan penataan desa. Banyak potensi desa yang selama ini belum bisa dimanfaatkan dengan baik. “Saya serahkan sepenuhnya kepada Pak Gubernur saja, saya yakin beliau memiliki penilaian tersendiri. Kalau memang saya dianggap lebih baik diganti, saya siap-siap saja. Yang terpenting saya sudah memberikan yang terbaik untuk membina desa, banyak hal yang telah kami rancang kedepan untuk memajukan desa. Mengentaskan kemiskinan dari desa, insya Allah itu bisa,” kata Rusman.

Saat ini, lanjutnya, DPMPD sedang fokus mengawal lomba desa dan kelurahan tingkat nasional. Perwakilan NTB, memiliki peluang besar sebagai desa dan keluarahan terbaik. “Target kita juara satu, insya Allah kita berhasil. Karena wakil NTB yang kita kirim itu memang yang terbaik,” ungkapnya.

Lomba desa tingkat nasional diwakili oleh Desa Lingsar Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Sedangkan untuk kelurahan diwakili oleh Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Kedua perwakilan NTB tersebut, saat ini telah berhasil masuk 3 besar.

Menurut Rusman, juara 3 sudah berada di tangan. Namun pihaknya menargetkan juara satu karena memang layak mendapatkan prestasi tersebut. “Desa Lingsar  itu luar biasa, layak juara satu. Kelurahan Banjar juga sangat banyak inovasi yang diterapkan, terutama soal penanganan sampah. Kita harus optimis, insya Allah kita yang terbaik,” tandasnya. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid