Gubernur BI Sebar 1.250 Kotak Nasi untuk Buka Puasa Ramadan

bantuan-gubernur-bi
Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji menyerahkan kotak nasi buka puasa Ramadan kepada salah satu pengurus pondok pesantren dari Gunungsari Lombok Barat secara simbolis, Jumat (8/4).

MATARAM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB, Jumat sore (8/4) membagikan sebanyak 1.250 kotak nasi untuk berbuka puasa Ramadan kepada masyarkat kurang mampu, lembaga panti asuhan, pondok pesantren, masjid hinga musala di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat.

Pembagian nasi kotak berbuka puasa Ramadan bagi ummat muslim sejumlah titik di Lombok Barat dan Kota Mataram tersebut dilepas langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB Heru Saptaji bersama Deputi Kepala Perwakilan BI NTB Ahmad Fauzi, dan pejabat BI NTB lainnnya.

Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji mengatakan program berbagi di puasa Ramadan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk ke Panti Asuhan dan juga masjid dan musala ini sebagai bentuk kepedulian Bank Indonesia untuk berbagi berkah kepada masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA :  Event MotoGP Mandalika Dongkrak Ekonomi Masyarakat Akar Rumput

“Prorgam berbagi di bulan puasa Ramadan ini rutin kita laksanakan untuk berbagi kepada sesame,” kata Heru Saptaji.

Heru mengaku jika program berbagi 1.250 kotak nasi untuk berbuka puasa Ramadan ini merupakan program Gubernur Bank Indonesia dan juga Dewan Gubernur Bank Indonesia di sejumlah daerah yang ditunjuk. Untuk NTB sendiri mendapatkan kuota sebanyak 1.250 kotak nasi yang dibagikan di sejumlah titik, termasuk juga di Islamic Center sebanyak 250 kotak nasi dan sejumlah pondok pesantren di Gunungsari, ponpes Lingsar, dan sejumlah musala, masjid, panti asuhan serta masyarakat lansia dan anak yatim di Kota Mataram.

“Selain bantuan berbuka puasa dari Gubernur Bank Indonesia, dari internal Kantor Perwakilan BI NTB juga ada program yang sama di puasa Ramadan ini,” terang Heru.

Ia berharap dengan kegiatan berbagi untuk berbuka puasa ini bisa mengurangi beban masyarakat yang kurang beruntung dan juga bisa membantu anak –anak di panti asuhan mendapatkan menu berbuka puasa. Selain itu, Heru juga berharap lembaga perbankan dan pihak terkait lainnya memanfatkan bulan penuh berkah puasa Ramadan ini untuk bersama –sama banyak berbagi dan membantu masyarakat yang kurang mampu mengurangi beban mereka.

BACA JUGA :  Bank Indonesia Dorong Optimisme dan Sinergi Dalam Pemulihan Ekonomi NTB

Karena tentunya dengan bersama sama berbagi kepada masyarakat kurang mampu dan anak –anak panti asuhan, selain untuk membantu juga berdampak pada pergerakan ekonomi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dengan pembelian makanan dari mereka, sehingga geliat ekonomi di puasa Ramadan ini bisa menopang pertumbuhan ekonomi.

“Semoga lembaga perbankan dan pihak lainnya bersama- sama berbagi kepada masyaarakat kurang mampu, sehingga dampaknya juga ekonomi bergerak,” harapnya. (luk)