Golkar Tugaskan Nursiah Maju Jadi Bupati Loteng

H M Nursiah (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar mengeluarkan surat tugas untuk tiga kader agar maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah. Surat DPP bernomor: Sund-308/GOLKAR/XI/20231 yang ditandatangani oleh Waketum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekretaris DPP Golkar, Lodewijk F Paulus ini menugaskan Achmad Puaddi, H M Nursiah dan Humaidi untuk maju sebagai calon Bupati Lombok Tengah.

Nursiah yang dikonfirmasi terkait dengan surat tugas tersebut memilih untuk menjawab santai. Pihaknya mengaku saat ini selaku Sekretaris DPD Golkar Lombok Tengah diperintahkan untuk fokus memenangkan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Kalaupun ada perintah untuk maju di pilkada maka pihaknya mengaku akan mengikuti apa yang menjadi perintah partai. “Yang jelas apapun yang menjadi perintah partai maka kita siap laksanakan,” ungkap HM Nursiah, Selasa (28/11).

Sebelumnya, waktu ia diundang DPP sebagai kader sekaligus Sekretaris DPD Golkar, Nursiah mengaku bahwa undangan dalam rangka pembahasan terkait penugasan untuk suksesi pileg dan pilpres. Nursiah mengaku belum membahas kaitan dengan siapa yang akan maju di pilkada mendatang. “Jadi kita sudah dipanggil dan diperintahkan dalam hal penugasan untuk melaksanakan tugas mensukseskan pileg dan pilpres. Kita diminta untuk memperkuat mobilisasi kemudian gerakan mensukseskan pileg dan pilpres ini, jadi setelah itu baru kita bicarakan pilkada karena sekarang belum saatnya kita bicarakan,” terangnya.

Wakil Bupati Lombok Tengah ini menegaskan, kalau sudah selesai pileg dan pilpres maka pihaknya baru bisa membicarakan kaitan dengan pilkada. Tapi kalaupun nantinya memang ditugaskan untuk maju menjadi calon bupati Lombok Tengah, pihaknya mengaku akan siap mengikuti perintah partai. “Yang jelas apapun perintah kita harus siap,” tegasnya.

Nursiah menjawab santai beberapa pendapat yang menyatakan dirinya memiliki peluang besar dari yang lain untuk diusung oleh Golkar karena saat ini yang bersangkutan sedang menjabat menjadi wakil bupati. Namun kalaupun keputusan partai menugaskan dirinya maka harus siap untuk dijalankan. “Yang jelas kalau jadi kader Partai Golkar itu maka apapun perintah kita harus siap tapi ingat perintah saat ini untuk pileg dan pilpres,” terangnya.

Nursiah juga enggan membahas apakah nantinya tetap berpasangan dengan H Lalu Pathul Bahri atau tidak. Karena baginya bahwa semua proses masih panjang. “Kalau dengan beliau sampai dengan saat ini masih harmonis dan komunikasi tetap kita lakukan. Yang jelas saat ini kita fokus dulu untuk pileg dan pilpres,” tandasnya. (met)

Komentar Anda