Giliran Kontraktor Jembatan Maut Diperiksa

SELONG—Proses penyelidikan kasus robohnya jembatan penghubung Pancor- Sekarteja yang menewaskan lima pekerja sudah mulai mengerucut. Setelah sebelumnya sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Kini penyelidik Polres Lotim mengagendakan pemeriksaan terhadap konsultan Pelaksana proyek atau kontraktor.

Pemeriksaan pihak kontraktor diagendakan akan dilakukan hari ini, Selasa (28/6). Surat pemanggilan pun sudah dilayangkan ke yang bersangkutan. Surat tersebut, meminta pihak kontraktor, Direktur CV Mandiri diminta datang untuk memenuhi panggilan kepolisian. Pemeriksaan ini merupakan yang pertama  kalinya sejak tragedi  naas itu terjadi.

“Besok kita panggil (hari red) untuk dia datang. Surat pemanggilannya sudah kita layangkan,” ungkap Kasatreskrim Polres Lotim, Wendy Oktariansyah kemarin.

Keterangan kontraktor dianggap sangat penting untuk menindak lanjuti adanya indikasi kelalian dalam pengerjaanya jembatan tersebut. Jika pihak kontraktor sudah diperiksa  Setelah itu kepolisian akan melakukan gelar perkara guna menyimpulkan  apakah kasus ini sudah cukup bukti untuk ditingkatkan ke penyidikan‘’ Setelah pemeriksaan dia, setelah itu langsung kita akan lakukan gelar perkara,” ungkap Wendy.

Dalam kasus ini, untuk sementara pihaknya akan fokus menangani dugaan tindak  pidana umumnya. Jika itu sudah tuntas dilakukan, selanjutnya kepolisian akan bergerak menidak lanjuti terkait dugaan  pidana korupsinya. “Kalau sudah pidana umumnya, korupsinya gampang,” yakin Wendy.

Sejak tragedi ini terjadi, kepolisian langsung bergerak melakukan pengusutan. Sehari usai melakukan evakuasi korban , kepolisian langsung memeriksa sejumlah pihak terkait, mulai dari kepala tukang, sampai pengawas dilapangan.

Beberapa hari lalu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU), Mudahan. Ia diperiksa untuk diklarifikasi sejauh mana proses pengerjaan proyek jembatan itu. (lie)

BACA JUGA :  Kabid Bina Marga PU Kembali Diperiksa