Giliran Kampus UMMAT Disambangi Satgas Vaksinasi Polda NTB

VAKSINASI: Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran para mahasiswa di Kampus UMMAT, bekerjasama dengan Satgas Percepatan Vaksinasi Polda NTB, Jumat (17/9). (faisal haris/radarlombok)

MATARAM—Kalau hari sebelumnya Satgas Percepatan Vaksinasi Polda NTB menyambangi Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB, melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 820 mahasiswanya. Maka Jumat kemarin (17/9), giliran Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang didatangi untuk melaksanakan kegiatan yang sama, dengan target vaksinasi sebanyak 1.000 mahasiswa.

“Untuk di Kampus UMMAT ini, Tim Satgas Percepatan Vaksinasi Polda NTB, dalam hal ini Biddokes Polda NTB melakukan vaksinasi Covid-19, dengan sasaran para mahasiswa baru yang jumlahnya sebanyak 800 orang,” kata Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi Polda NTB, Kombes Pol Awan Hariono, SH. SIK. MH, kemarin.

“Vaksinasi Covid-19 selain dilakukan di Aula Rektorat Kampus UMMAT (113 dosis), juga dilaksanakan di Gedung Presisi Biddokes Polda NTB (79 dosis), Rumah Sakit Bhayangkara (115 dosis), dan SPN Belanting (206 dosis), dengan total vaksin sebanyak 513 dosis,” sambung Awan, seraya menyampaikan stok vaksin yang dimiliki saat ini tersisa 1.087 dosis.

Sementara Kepala Biro Kerjasama, Kemahasiswaan, Protokol dan Humas UMMAT, Amil menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan merupakan kerjasama dengan Polda NTB, untuk yang ketiga kalinya.

“Untuk vaksinasi hari ini (Jumat, red), yang kita sasar adalah mahasiswa baru yang sudah selesai melaksanakan masa orentasi dan pengenalan organisasi kemahasiswan, yang jumlahnya 800 orang,” ungkapnya ketika dijumpai diruang kerjanya.

Tidak hanya diperuntukan bagi mahasiswa baru, vaksinasi kali ini juga menyasar mahasiswa UMMAT yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler, yang nantinya akan ditempatkan di wilayah Lombok Timur, Lombok Barat dan Lombok Utara. “Termasuk juga para mahasiswa yang akan mengikuti wisuda pada 30 September 2021 mendatang. Karena kita berharap yang akan kita wisuda nanti sudah melaksanakan vaksinasi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Amankan Jumat Agung Umat Kristiani, Polda NTB Gelar Patroli Skala Besar

Tak hanya mahasiswa, para dosen dan karyawan UMMAT yang belum vaksin, atau pun telah mengikuti vaksin tahap pertama, juga diperkenankan untuk mengikuti kegiatan vaksinasi. “Jadi kegiatan vaksinasi ini kita laksanakan untuk vaksinasi tahap pertama dan kedua,” ucap Amil.

Disampaikan, jumlah mahasiswa UMMAT yang sudah tervaksinasi hingga saat ini, pada vaksinasi pertama ada sekitar 1.200 orang. Kemudian pada pelaksanaan vaksinasi ke dua sekitar 500 orang, dan sekarang yang ke tiga target sasaran sebanyak 1000 mahasiswa.

“Meski dosis yang dibawa ada sebanyak 500 dosis. Namun kalau banyak yang datang untuk vaksinasi hingga sore nanti, maka bisa saja tambahan vaksinnya diambilkan dari Polda NTB,” jelasnya.

Kegiatan vaksinasi ini, juga akan dilaksanakan pada tahap selanjutnya. Karena pihaknya menargetkan 75 persen dari total jumlah mahasiswa UMMAT dapat tervaksinasi hingga akhir September 2021 mendatang. “Kita harapkan nanti pada awal perkuliahan akhir September, mahasiswa kami sudah tervaksinasi 75 persen, dari total mahasiswa kita yang hampir sebanyak 5000 orang,” ujar Amil.

Amil juga menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi yang dilakukan di kampus UMMAT, adalah sebagai upaya untuk mendukung program vaksinasi yang kini digalakkan Pemerintah Provinsi NTB. “Ini sebagai dukungan kami dari perguruan tinggi dalam mendukung program vaksinasi. Apalagi organisasi Muhammadiaya sebagai garda terdepan dalam mendukung program vaksinasi dari pemerintah,” sebutnya.

Ditempat yang sama, Koordinator Vaksinasi UMMAT dari Polda NTB, dr. Weny menyampaikan pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di UMMAT berjalan lancar, sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes). “Alhamdulillah kegiatan kita sejauh ini berjalan lancar, dengan penerapan Prokes cukup ketat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tim Puslitbang Polri Survei Kepercayaan Publik di Polresta Mataram

Diakui, untuk kegiatan vaksinasi di Kampus UMMAT kali ini, pihaknya membawa 500 dosis vaksin jenis Sinovac, sesuai target yang akan divaksinasi. “Tetapi kalau dosis vaksin kurang karena peserta banyak, maka nanti bisa saja kami ambilkan lagi di Polda,” jelasnya.

Disampaikan, pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan bersama tim yang terdiri dari vaksinator-vaksinator yang sudah memenuhi standar, dilakukan sesuai prosedural pelaksanaan vaksinasi. Mulai dari proses pendaftaran, melakukan pemeriksaan, penyuntikan dosis vaksin hingga penginputan data. “Kita tetap prosedural. Bahkan ketika ada perserta mengalami keluhan setelah vaksinasi, kita juga membuka layanan konsultasi langsung dengan yang bersangkutan,” ujar Weny.

Kesempatan itu, Weny juga mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB yang belum divaksin, agar dapat mendatangi lokasi-lokasi tempat pelaksanaan vaksinasi, baik yang dilaksanakan di Faskes maupun yang digelar Satgas Vaksinasi Polda NTB, untuk mempercepat capaian vaksinasi, serta mewujudkan herd immunity.

“Jadi tim kami juga tersebar di semua wilayah hingga pelosok untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi. Untuk itu kami imbau masyarakat yang belum vaksin, agar dapat segara mendatangi tempat-tempat vaksiansi. Cukup hanya membawa KTP saja,” imbuh Weny.

Berdasarkan data cakupan vaksinasi di NTB per 17 September 2021, kini telah mencapai 23,75 persen, atau 928.941 orang untuk dosis pertama. Kemudian dosis kedua sudah mencapai 11,59 persen atau 453. 085 orang, dan dosis ke tiga untuk tenaga kesehatan (Nakes) sudah tumbuh diangka 62,37 persen atau 17.239 orang. (sal)