Giliran Enam Anggota Pol PP Lobar Positif Covid-19

DIBUKA: Kantor BKDPSDM Lobar kembali dibuka setelah beberapa hari ditutup menyusul sejumlah pegawai setempat terkonfirmasi positif Covid-19. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Belasan pegawai Pemerintah Kabupaten Lombok Barat diisolasi setelah hasil swab beberapa waktu lalu. Belasan pegawai itu terdiri dari delapan orang pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan PSDM, dan terbaru enam anggota Pol PP Lobar.

Kasat Pol Lombok Barat, Hj. Baiq Yeni S. Ekawati, menjelaskan, untuk memastikan semua personil Pol PP sehat,  beberapa waktu lalu dilakukan swab antigen. Ada sekitar 70 orang yang di-swab, hasilnya enam orang terkonfirmasi positif corona.” Kami kan Pol PP banyak di luar. Kami lakukan swab. Ada enam orang yang terkonfirmasi positif. Sekarang sedang isolasi mandiri,” katanya saat dikonfirmasi kemarin (22/7).

Pegawai yang terkonfirmasi ini masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) karena tidak ada yang dirawat di rumah sakit. Dari hasil tracing yang dilakukan, mereka tertular saat berada di rumah masing-masing. “ Ini klaster keluarga. Kalau kita di kantor tetap menerapkan Prokes,” tegasnya.

BACA JUGA :  Proyek Rehab Dermaga Tawun Minus 20 Persen

Sebab setelah dilakukan penelusuran, ada anggota yang menyampaikan bahwa ia tertular dari istrinya. ”Tingkat kepatuhan ASN di kantor maupun di masyarakat sudah bagus. Saat kami turun razia,  jumlah pelanggaran di bawah 50 orang yang ditemukan,”ungkapnya.

Meskipun enam pegawai yang terkonfirmasi positif, kantor Pol PP tidak sampai di- lockdown, karena Pol PP sudah menerapkan sistem regu dalam bertugas. Dimana ada empat regu. Yang terkonfirmasi positif ada suatu regu. “ Semua yang isolasi sudah di-swab PCR. Besok kita tunggu hasilnya lagi,” ungkapnya.

Rata-rata dari enam orang ini semuanya OTG. Pihaknya sudah melakukan tracing. Sedangkan untuk pembagian piket di Pol Pol dilakukan secara bergantian. Setiap hari bergantian pegawai yang datang ke kantor. Sesuai dengan aturan, untuk kegiatan kantor ada diberlakukan WFH dimana aturannya 50 persen hingga 25 persen yang masuk kantor.”Alhamdulillah kita di sekretariat tidak ada yang terkonfirmasi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Eksekusi Kantor Desa Gunung Sari Kembali Gagal

Satu regu terdiri dari 20-23 orang. Mereka dapat giliran masuk kantor ada yang dua kali, ada yang empat kali dalam satu pekan secara bergantian. Sementara itu setelah lima hari ditutup, kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM Lombok Barat dibuka kembali. Namun hanya 25 persen pegawai yang boleh masuk. Mulai Senin (19/7) lalu aktivitas di kantor BKDPSDM sudah mulai dibuka, tetapi diberlakukan WFH. “ Sudah mulai dibuka, tapi kita WDH 25 persen,” kata Syahrudin, Kepala BKDPSDM Lobar.  Jumlah pegawai yang bekerja semakin dikurangi. Semua pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah agar dikerjakan di rumah.(ami)