GFJA dan PFI Bagikan Sembako di Desa Jeringo dan Desa Gelangsar

GIRI MENANG-Rangkaian terakhir bantuan kemanusiaan Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI), untuk para korban bencana gempa di pulau Lombok. Kali ini menyerahkan bantuan berupa 100 paket Sembako, yang dibagikan kepada warga korban gempa di Desa Gelangsar dan Desa Jeringo, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Senin (26/8/2019).
Sebelumnya, GFJA dan PFI juga telah membagikan bantuan Sembako untuk warga, tas sekolah beserta buku dan pensil untuk anak-anak pelajar TK dan SD, tandon air serta uang tunai Rp 5 juta untuk membantu rehab mushola di Dusun Luk, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (9/8/2019).
Menyusul kemudian bantuan Sembako kepada warga dan uang tunai untuk pembangunan masjid di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (17/8/2019). “Dan sekarang sebagai rangkaian terakhir bantuan dan donasi dari para jurnalis serta pewarta foto Indonesia menyasar warga di Desa Gelangsar dan Desa Jeringo, Kabupaten Lombok Barat,” kata Koordinator penyaluran Bantuan GFJA dan PFI di Lombok, Ahmad Subaidi.
Disampaikan Ahmad, dari 100 Sembako bantuan itu, 50 paket Sembako diantaranya diserahkan kepada Ponpes Tahfiz Darul Islah Desa Gelangsar, yang kini memiliki 50 santri/santriwati yang sedang belajar menghapal Alquran. Sedangkan sebagian lagi, 50 paket Sembako diserahkan kepada warga di Desa Jeringo.
Seperti diberitakan sebelumnya, bantuan kemanusiaan GFJA dan PFI ini merupakan hasil pengumpulan donasi dari proyek pembuatan buku dan pameran foto dengan tajuk “Lombok Palu Donggala Rev!val” yang berlangsung di Jakarta. “Khusus di Lombok, ada tiga daerah yang menjadi sasaran pemberian bantuan, yaitu Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, dan Lombok Timur, senilai total Rp 50 juta,” tutur Ahmad.
Sementara Pimpinan Ponpes Tahfiz Darul Islah, Ustadz Hulaimi, mengucapkan terima kasih kepada para wartawan foto di Jakarta, yang telah peduli terhadap para santrinya di Desa Gelangsar.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Mohon doa, semoga pembangunan berbagai fasilitas di pondok bisa segera terwujud. Sehingga para santri bisa belajar mengaji dan menghafalkan Alquran dengan nyaman,” singkat Hulaimi. (gt)