Gerindra Full Speed di Sisa Waktu Kampanye

Ridwan Hidayat (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Di sisa waktu kampanye yang tinggal sebulan lagi, Gerindra menggerakkan mesin partai politik dengan kecepatan penuh atau full speed. Hal itu dilakukan agar pasangan calon kepala daerah (paslon kada) yang diusung, bisa memenangkan pilkada. “November ini, mesin politik Gerindra turun dengan full speed,” kata Ketua DPD Gerindra NTB Ridwan Hidayat.

Diungkapkan, sepekan lalu pihaknya sudah roadshow ke seluruh DPC Gerindra kabupaten/kota, baik di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Pihaknya ingin memperoleh gambaran utuh terkait pergerakan mesin parpol dalam memenangkan paslon. Dari road show itu, jajaran pengurus Gerindra NTB melihat bahwa struktur dan perangkat politik Gerindra sudah bekerja on the track. “Mesin partai sudah bergerak di jalur tepat,” ucap Anggota DPRD NTB tersebut.
Menurutnya, kemenangan paslon akan sangat ditentukan oleh performa paslon dan parpol koalisi pengusung di sisa sebulan terakhir masa kampanye khususnya dalam merebut swing voter atau masyarakat yang belum menentukan pilihan, yang jumlahnya cukup besar.
Dengan sisa waktu kampanye hingga 5 Desember, tidak ada kesempatan lagi untuk bersantai dan berleha-leha. Seluruh perangkat Gerindra harus terus bergerak maksimal. Dengan begitu, peluang kemenangan tetap terbuka lebar.
Di tujuh pilkada kabupaten/kota di NTB, pihaknya menargetkan kemenangan minimal di lima pilkada. Di Pilkada Kota Mataram Gerindra mengusung Lalu Makmur Said-Badruttaman Ahda, Pilkada Loteng Lalu Pathul Bahri-M. Nursiah, Pilkada KLU Djohan Sjamsu-Danny Karter Febrianto Ridawan, Pilkada Sumbawa Barat W. Musyafirin-Fud Syaifuddin, Pilkada Sumbawa Syarafuddin Jarot-Mokhlis, Pilkada Dompu Kader Jaelani-Syahrul Parsan, Pilkada Bima Indah Dhamayanti Putri-Dahlan M. Noer.
Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Dr Kadri menilai, November menjadi titik krusial bagi paslon yang bertarung di pilkada. Di sisa satu bulan terakhir masa kampanye tersebut, semua paslon akan mengeluarkan jurus pamungkas tersebut. Bagaimanapun, kemenangan pilkada sangat ditentukan oleh kekuatan logistik. “November jadi sisa terakhir masa kampanye, jadi penentu kemenangan kandidat,” pungkasnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaUnram Dapat Jatah 2.170 Beasiswa Bidikmisi untuk Maba
Berita berikutnyaHarus Tambah Personel Polhut