Gerindra Bantah Rumor Alih Dukungan Ahyar

GERINDRA
GERINDRA

MATARAM—Mencuatnya rumor pengalihan dukungan Ahyar abduh oleh Partai Gerindra terbantah. Dukungan partai berlambang kepala burung garuda ini sudah final.

“Isu ini sengaja dihembuskan lawan politik,” bantah Sekretaris Partai Gerindra NTB, Sakduddin, Rabu (26/7).

Dihembuskannya isu ini, jelasnya, lantaran pihak lawan sudah mulai panik. Kepanikan disinyalir akibat terus meningkatknya elektabilitas ahyar Abduh dibanding kandidat yang lain.

Isu pengalihan dukungan, jelasnya, adalah upaya-upaya melemahkan semangat tim pemenangan. Hingga sejauh ini, Ahyar Abduh disebut-sebut sebagai calon tunggal dari Partai Gerindra.

Isu yang dilempar lawan politik itu, sambungnya, sudah lumrah dalam kontestasi Pilkada. Namun secara pribadi Sakduddin mengaku tidak akan terpengaruh dengan isu tersebut.

Alih-alih akan meninggalkan Ahyar, Partai Gerindra disebutnya sudah memiliki partai koalisi. Hanya saja, partai-partai yang akan berkoalisi dengan partainya ini masih disimpan rapat-rapat.

“Nanti ada saatnya akan kita sampaikan ke publik,” ujarnya.

Bantahan tidak saja datang dari sekretaris Partai Gerindra, tampuk pimpinan partai ini, Ridwan Hidayat pun angkat bicara. Dukungan k eke Ahyar Abduh disebutnya sudah final.

Ia menyinggung soal isu SK dukungan Partai Gerindra yanga kadaluarsa. Menurutnya, tidak ada istilah seperti itu untuk dukungan ke Ahyar Abduh.

Di dalam SK tersebut, jelasnya, langsung ditandatangani oleh Prabowo Subianto serta sekretarisnya, Ahmad Muzani.

Agar dukungan terhadap Ahyar Abduh semakin kuat, pihaknya terus menjajaki komunikasi politik dengan partai-partai lainnya. Penjajakan dilakukan untuk memilah siapa saja yang pantas sebagai pendamping sosok Wali Kota Mataram dua priode tersebut.

Dalam menentukan pendamping ahyar, jelasnya, Gerindra NTB menentukan berbagai aspek dan variabel yang dijadikan pertimbangan. Diantaranya, dari tingkat elektabilitas kemenangan pasangan calon dan geopilitik kewilayahan.

Kendati demikian, pihaknya menargetkan pada Agustus mendatang sudah ada keputusan siapa yang akan mendampingi Ahyar Abduh. (yan)