Gerindra Ajak Parpol Koalisi NADI Bergabung

TANJUNG – Djohan Sjamsu dan Danny Karter Febrianto Ridawan (JODA) akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati KLU pada 17 Februari mendatang. Untuk itu Gerindra mengajak semua pihak, termasuk partai pengusung Najmul Akhyar-Suardi (NADI) untuk bergabung; bersama-sama mendukung JODA membangun KLU yang kini dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa, serta tengah dilanda covid-19. “Sekarang tidak ada lagi kata koalisi ataupun oposisi tapi mari kita bersatu padu untuk membangun Lombok Utara secara bersama sama,” ujar Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto kepada Radar Lombok, Senin (8/2).

Menurutnya, pembangunan di daerah yang baru berusia 12 tahun ini membutuhkan masukan dan kritikan. Pihaknya bersama JODA, membuka diri untuk mengajak parpol pengusung NADI bersama-sama membangun daerah, bukan karena JODA tidak mampu, tetapi kebersamaan itu adalah hal utama yang harus dikedepankan. “Mari kita buang perbedaan-perbedaan selama kontestasi pilkada kemarin. Untuk mengutamakan persatuan karena Lombok Utara adalah milik kita bersama,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPC Demokrat KLU Najmul Akhyar mengaku bahwa partai berlambang mercy ini akan tetap berkontribusi kepada daerah melalui jalur-jalur kritis yang bersifat solusi. Jika ada perbedaan pendapat akan disampaikan sebagai mana mestinya. “Seperti tagline Demokrat, peduli dan memberikan solusi,” terangnya.

Najmul mengaku, memiliki pengalaman panjang di pemerintahan. Yakni 5 tahun menjadi Wakil Bupati KLU dan 5 tahun menjadi Bupati KLU. Artinya, sudah memahami kerja-kerja pemerintahan sehingga Demokrat akan hadir membantu pemerintahan dengan caranya. “Kami tetap oposisi tapi tidak sampai seratus persen atau full. Selama itu baik kita dukung, yang kurang baik kita berikan solusi,” imbuhnya.

Demokrat lanjutnya, memiliki empat kader di DPRD KLU. Salah satunya menempati kursi Wakil Ketua DPRD KLU. Keempatnya ditekankan agar memiliki kualitas berpikir dalam memberikan kontribusi ke daerah. Kemudian bagi kader yang tidak di legislatif agar tetap pula berkontribusi membantu masyarakat pada kondisi bencana ini. “Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus turun membantu masyarakat dalam bentuk apapun. Meskipun Demokrat tidak memimpin namun tetap berada di tengah masyarakat. Prinsip Demokrat, siap memimpin dan siap dipimpin,” tegasnya. (flo)