Geopark Rinjani Jalin Kerja Sama dengan Geopark Belitong

KERJA SAMA: Badan Pengelola Rinjani Lombok UGGp yang diwakili GM BP RLUGGp, Farid Zaini menandatangani nota kesepahaman dengan badan pengelola Belitong UGGp di Belitong.

BELITONG–Mengembangkan kawasan Geopark Rinjani, Badan Pengelola Rinjani Lombok UNESCO Global Goepark terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk sesama Badan Pengelola UNESCO Global Geopark (UGGp).

Seperti pada Jum,at (11/11/22) yang lalu, Badan Pengelola Rinjani Lombok UGGp yang diwakili oleh General Manager BP RLUGGp, Farid Zaini menandatangani nota kesepahaman dengan badan pengelola Belitong UGGp di Tanjungpandan, Belitong.

Dalam nota kesepahaman tersebut, ke dua belah pihak sepakat untuk menjalin kersama dalam berbagai bidang, diantaranya bidang penelitian dan pengembangan konsep edukasi, pengembangan konsep muatan lokal kurikulum geopark, pengembangan geodiversity, biodiversity dan cultural diversity, pengembangan wisata bahari, mitigasi dan pengurangan resiko bencana.

Selain dalam bidang penelitian dan pengembangan, kerjasama antara Geopark Rinjani dan Geopark Belitong juga dalam bidang pelatihan dan workshop serta kerjasama di youth community geopark. Kedua belah pihak juga bersepakat untuk saling mendukung program-program yang diusung masing-masing.

Baca Juga :  Tren Baru Mendaki Gunung Rinjani Tanpa Sampah

Dalam penandatangan kerjasama tersebut, juga disepakati perjanjian kersama dalam kegiatan Joint Event : The 4th Geotourism Festival and International Conference yang akan dilaksanakan tahun depan. Dalam perjanjian tersebut disepakati beberapa hal diantaranya pembagian peran dalam kepanitiaan, kerjasama untuk mencari sponsorship dan dukungan lainnya, publikasi dan promosi hingga dalam proses perencaannya.

Meliawati yang juga manager LITBANG dan kerjasama Badan Pengelola Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark berharap kerjsama yang terjalin antara Geopark Rinjani dan Belitong bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami berharap ini (kerjasama) bisa berjalan maksimal ya, supaya kedua belah pihak juga dapat manfaatnya,” ungkap Meliawati dalam keterangan pers yang diterima Radar Lombok, Senin (14/11).

Baca Juga :  Dua Event Geopark Dunia Terancam Batal

Lebih dari itu, Meliawati juga menyampaikan pentingnya kerjasama-kerjasama serupa juga terjalin, bukan hanya dengan geopark Belitong saja, namun dengan geopark-geopark lainnya, baik yang berstatus nasional maupun UGGp. “Semoga kerjsama seperti ini, bisa terjalin dengan yang lain ya, bahkan dengan semua stakeholder yang ada,” ucap Meliawati.

Ia juga menambahkan pentingnya membangun kerjsama ditengah ancaman resesi ekonomi yang tentunya akan berdampak terhadap jalannya program-program badan pengelola seluruh Geopark di Indonesia bahkan dunia.

“Kedepan kita akan menghadapi badai resesi tentu ini akan berdampak terhadap performa kita (badan Pengelola), kerjasama adalah salah satu cara menghadapinya,” tutup Meliawati. (gt)

Komentar Anda