Gempa, Pasien RSUD Lombok Utara Tak Berani di Ruangan, Pilih Pindah ke Luar

Sejumlah pasien RSUD Lombok Utara tidak berani dirawat di dalam ruangan. Tampak mereka di selasar RSUD. (IST/Screenshot Unggahan Endri Susanto)

MATARAM–BMKG mencatatkan gempa M=4,2 di laut pada jarak 8 km Barat Laut Lombok Utara, NTB pada pukul 21.00 WITA, Jumat malam (4/6/2021).

Gempa ini selain dirasakan di Lombok, gempa dengan kedalaman 19 km itu juga dirasakan di Karangasem Bali. Di Lombok sendiri, yang paling terasa itu di Lombok Utara. Hal inipun membuat banyak warga takut. Terutama yang tengah dirawat di RSUD Lombok Utara.

“Akibat gempa 4.2 sr pasien pasien RSUD KLU tidak berani di ruangan dan minta pindah dri kamar perawatan,” ujar Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Lombok Utara Marianto dalam unggahannya beserta video pasien yang tengah keluar dari ruangan.

Baca Juga :  Gempa Berkekuatan M=4,2 Guncang Lombok

Kemudian dalam unggahan Presiden Endris Foundation Endri Susanto juga tampak sejumlah pasien di atas bed berada di selasar RSUD. “Gempa 4.2 di Lombok Utara terasa keras sekali. Semoga tidak ada susulan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gempa M=4,2 Lombok Dirasakan Sampai Karang Asem, Pemicunya Flores Back Arc Thrust

Seperti diketahui, gempa M=4.2 ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Thrust). “Hingga pukul 21.16 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi. (RL)