Lagi Gelombang Pasang, Anjungan Satu Hati Nyaris Roboh

MATARAM – Gelombang pasang kembali terjadi di Pantai Ampenan kemarin. Akibatnya, anjungan Satu Hati yang ada pelabuhan nyaris roboh. Bangunan ini retak dan berbahaya bagi pengunjung.

Air laut menerjang areal pesisir di Kampung Nelayan yang membuat warga ketakutan. Air menerjang perkampungan di Lingkungan Bintaro Jaya, Pondok Prasi, Melayu Bangsal dan Melayu Tengah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram H. Supardi mengatakan,  gelombang pasang yang terjadi sejak tanggal 31 Mei lalu telah merusak anjungan di Pantai Ampenan. Selain itu beberapa rumah warga juga rusak. Ada yang rusak berat, ada juga yang rusak sedang dan ringan. “ Cuaca buruk masih terus terjadi.  informasi dari BMKG cuaca buruk sampai enam hari ke depan,” ungkapnya kepada Radar Lombok, Sabtu (11/6).

Untuk  perbaikan anjungan, nanti dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram dan SKPD terkait, maupun pihak Astra Honda. Karena memang bangunan ini dibangun oleh dana CSR Astra Honda. “ Kita telah himbau warga juga untuk tetap waspada terhadap gelombang pasang. Rumah-rumah warga yang rusak nantinya akan dibantu diperbaiki,” pungkasnya.

Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Husni Thamrin, meminta Pemkot tetap sigap terhadap bencana alam saat ini serta melakukan tindakan tanggap bencana. Ia meminta ada langkah cepat dari Pemkot sehingga masyarakat tenang.(dir)

BACA JUGA :  Gelombang Pasang Mulai Surut