Gelap Mata, Durahman Bunuh Selingkuhan Istri

selingkuhan
PEMBUNUHAN : Marah karena istrinya diselingkuhi, Duraman nekat bunuh Turmuzi.

MATARAM – Suami mana yang tak marah mengetahui istrinya selingkuh. Ini yang terjadi pada pasangan suami-istri di Desa Merembu Kecamatan Labuapi Lombok Barat. Sang suami mengetahui perselingkuhan istrinya, dia pun gelap mata dan menghabisi nyawa selingkuhan istrinya.

Kasus pembunuhan itu terjadi di Jalan Lingkuk Puyung Lingkungan Montong Are Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya Kota Mataram 7 April lalu. Korbannya yaitu Turmuzi, 56 tahun, warga Desa Merembu Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Awalnya, saksi mengira Turmuzi adalah korban kecelakaan lalu lintas. Namun setelah dilakukan penyelidikan terungkap bahwa matinya korban bukan karena mengalami kecelakaan lalu lintas.

“Dari laporan yang diterima itu akibat lakalantas namun Polres Mataram menemukan adanya beberapa kejanggalan sehingga melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi terungkap bahwa korban meninggal karena dibunuh,” kata Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam, Senin (5/5).

BACA JUGA: Empat Pejudi Sabung Ayam Kembali Diringkus

Setelah diketahui bahwa korban tewas akibat dibunuh, polisi pun langsung menyelidiki pelakunya dan akhirnya terungkap. Pelaku adalah Abdurahman alias Durahman, 60 tahun, warga Desa Merembu Kecamatan Labuapi.” Tersangka lanngsung kita tangkap kemarin,” ungkapnya.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut baru terkuak motif tersangka melakukan hal itu karena terbakar api cemburu. Tersangka sudah cukup lama mengetahui bahwa korban selingkuh dengan istrinya. Ia pun sempat memberi teguran lisan namun masih saja belum ada perubahan. Terakhir, tersangka pada pukul 08.30 Wita menemukan istrinya dengan korban bertemu di TKP dan terjadilah cekcok. Tidak lama setelah itu terjadilah perkelahian hingga berujung pada meninggalnya korban.” Tersangka memukul korban hingga tiga kali dan korban jatuh ke selokan hingga akhirnya meninggal dunia,” jelas Saiful.

Sementara itu tersangka sendiri mengakui perbuatannya dan itu memang dilakukannya karena marah sebab korban merusak rumah tangganya.“Sudah lama kayak gitu. Empat tahunan sudah makanya saya tidak tahan,” ungkapnya.

Meski begitu, tersangka sadar perbuatannya tersebut salah dan menyesalinya. (cr-der)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid