Gangguan Jiwa, Pria Asal Lombok Timur Ini Gantung Diri

Gangguan Jiwa, Pria Asal Lombok Timur Ini Gantung Diri
GANTUNG DIRI: Tampak ruang tengah dalam rumah yang digunakan oleh Sabri, untuk gantung diri. (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG—Sabri (34 tahun), warga Dusun Lunggu, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), yang diduga menderita gangguan jiwa, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali didalam rumahnya.

Kapolres Lotim melalui Kapolsek Montong Gading, Ipda Lalu Jaharudin mengatakan, kondisi korban baru diketahui, Senin kemarin (23/10), sekitar pukul 17.30 Wita, ketika datang isteri korban, Aisah (30 tahun).

Pada saat isterinya datang, pintu rumah dalam keadaan tertutup, dan dikunci dari dalam. Sehingga dia meminta bantuan kepada Sakban (32 tahun), warga Lendang Nangka, yang sedang menginap dirumahnya.

Namun alangkah kagetnya isteri korban, dan langsung berteriak ketika melihat pemandangan di dalam ruang tengah rumahnya, dimana suaminya dilihat tergantung dengan seutas tali.

Mendengar teriakan itu, masyarakat pun segera berdatangan, dan kemudian membantu menurunkan korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas luka. Hanya terdapat luka jerat dan lecet, tidak ada robekan. Sehingga korban dipastikan bunuh diri,” jelas Kapolsek.

BACA JUGA :  Puting Beliung Sapu Tibu Sisok

Disampaikan, sebelum meninggal dunia dengan cara gantung diri, korban diketahui pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Selagalas, Mataram. Seharusnya korban rutin meminum obatnya, namun ada salah satu obat yang tidak pernah dibeli, dan menyebabkan korban kembali sakit. ”Tapi pihak keluarga sudah menerima kejadian ini, dan menganggapnya sebagai musibah,” tambah Camat Montong Gading, Humaidi. (cr-wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid