Gandeng Rohmi Cawagub, Zulkiflimansyah Tak Menyerah

Gandeng Rohmi Cawagub, Zulkiflimansyah Tak Menyerah
SILATURAHMI: Calon Gubernur PKS, Dr. Zulkiflimansyah kala bersilaturrahmi dengan TGB di Gelang, Selong. (Ist/Radar Lombok)

MATARAM–Belakangan kabar duet Zulkiflimansyah-Siti Rohmi di kontestasi Pilkada NTB meredup. Itu menyusul kian intens komunikasi politik dijajaki Partai Golkar dan Partai Demokrat untuk menduetkan Suhaili-Siti Rohmi.

Namun hal itu tak membuat bakal calon gubernur PKS itu, Zulkiflimansyah, menyerah bisa menggandeng Rektor Universitas Hamzanwandi Selong tersebut. Dr. Zul (panggilan akrabnya) menegaskan, dirinya masih tetap optimis bakal bisa menggandeng Siti Rohmi sebagai bakal calon wakil gubernur.

Hal itu diutarakan anggota DPR RI dapil Provinsi Banten tersebut usai bertemu dan sekaligus bersilaturahmi TGB (Dr. TGH Zainul Majdi, Red) di kediamannya di Gelang Selong lombok Timur, Sabtu lalu (1/7).

Ia menyampaikan, kendatipun di internal Partai Demokrat dan NW Siti Rohmi menguat menjadi bakal calon gubernur, tapi dirinya masih memiliki peluang dan kesempatan lebar untuk meminang mantan ketua DPRD Lombok Timur tersebut sebagai pendamping.

“Dinamika politik masih relatif cair. Saya pun masih punya kesempatan menggandeng ibu Rohmi,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Ia mengaku, dalam silaturahmi dan pertemuan dengan TGB tersebut dirinya sudah menyampaikan keinginan untuk tetap memprioritaskan Siti Rohmi sebagai bacawagub. TGB pun menurutnya, memberikan sinyal positif kepada dirinya untuk tetap berduet.

Menurutnya, sebelum paket pasangan calon didaftarkan sebagai kontestan di Pilkada NTB, peluang dan kesempatan berduet Siti Rohmi masih terbuka lebar. Namun hingga saat ini belum ada satu pun pasangan calon sudah final sebagai pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur dalam suksesi di Pilkada NTB.

“Pendaftaran calon di KPU tahun depan. Andai sudah didaftarkan di KPU baru final. Tapi sekarang semua masih komunikasi dan penjajakan,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengatakan, dirinya tidak menutup dirinya untuk pihak lain berkomunikasi dan menjajaki kemungkinan berpasangan untuk di suksesi Pilkada NTB. Walaupun begitu, ia menegaskan, dirinya terus berupaya untuk berkomunikasi dan menjajaki Siti Rohmi sebagai cawagub.

“PKS sudah mengamanahkan saya sebagai cagub. Tentu dong saya harus berupaya melaksanakan keputusan partai,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB, Abdul Hadi mengatakan, hingga saat ini dalam komunikasi politik dibangun dan dijajaki PKS pihaknya masih memberikan prioritas untuk mengusung Zulkiflimansyah sebagai cagub kepada parpol mitra koalisi. Meskipun ada opsi lain, dengan menyodorkan kader PKS lain, Johan Rosihan sebagai bacawagub kepada parpol mitra koalisi.

“Opsi pertama dengan Pak Zul sebagai cagub masih terus kita upayakan dan jajaki,” kata Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB tersebut.

Dikarenakan Pilkada bakal dilangsungkan serentak di tiga kabupaten kota lain, maka pihaknya menargetkan koalisi terbangun dengan parpol mitra koalisi parallel. Dengan terbangun koalisi paralel, maka mesin politik partai bekerja lebih efektif dan optimaln dalam memenangkan pasangan calon diusung partrai tersebut. (yan)

BACA JUGA :  PKS Sebut Suhaili dan Ali BD Lawan Terkuat