Gaji Kaling Diambilkan dari Dana Lingkungan

DANA LINGKUNGAN: Kendaraan jenis ini yang akan diterima oleh masing-masing Kaling. Biaya pembelian kendaraan pengangkut sampah ini diambilkan dari dana lingkungan (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Dana lingkungan yang dijanjikan Pemkot Mataram untuk masing-masing lingkungan baru cair separuh, itu pun untuk pembelian kendaraan roda tiga dan untuk honor Kaling.

Forum Kepala Lingkungan Kecamatan Cakranegara menyayangkan dana lingkungan Rp 50 juta yang dijanjikan baru hanya sebagian yang dicairkan. ” Dana lingkungan kok dipakai biaya operasional dan honor Kaling. Sudah jelas janji wali kota dulu, gaji Kaling naik dan diambilkan dari APBD, bukan dari dana lingkungan,” kata anggota Forum Kaling Kecamatan Cakranegara, Azami, kepada Radar Lombok kemarin.

Padahal peruntukan dana Rp 50 juta sudah jelas di dalam aturan untuk pembangunan di tingkat lingkungan seperti pembangunan saluran, bukan hanya untuk operasional. “ Yang terutama adalah fokus pada penanganan kebersihan, penanganan sampah,” ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”mataram”]

Gaji Kaling belum cair sejak tiga bulan terakhir. Sementara pihak kecamatan beralasan gaji mereka akan diambilkan dari dana lingkungan tersebut setelah dicairkan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD). “Seharusnya gaji diambil dari anggaran lain, bukan dari anggaran tersebut,” ungkapnya.

Semua Kaling katanya, mempersoalkan hal ini. Karena gaji yang sudah dijanjikan naik menjadi Rp 1,5 juta sampai saat ini belum cair dengan alasan menunggu anggaran dana lingkungan cair. “ Kita minta Pemkot konsisten dengan janji yang ada,” singkatnya.

Sementara itu Camat Cakranegara M. Salman Rusdi mengatakan, dana lingkungan akan diperuntukan bagi honor Kaling, pengadaan kendaraan roda tiga dan untuk kegiatan dan kebutuhan lingkungan lainnya. Ada juga insentif tenaga pengangkut sampah dan lain-lain.

Di Kecamatan Cakranegara ada  73 lingkungan. Total dana lingkungan yang akan diperoleh senilai Rp 3,6 miliar. “ Untuk kendaraan roda tiga masih dalam proses tender, speknya ditentukan APP,” jelasnya.

Semua Kaling berharap dana lingkungan segera dicairkan. Sementara pemerintah kecamatan belum mendapatkan dana tersebut.

Camat Ampenan Zarkasy mengatakan, untuk Kecamatan Ampenan sampai saat ini belum mendapatkan dana lingkungan. Jumlah lingkungan 55 dengan total anggaran yang akan diterima Rp 2,7 miliar. “ Dana lingkungan dicairkan secara bertahap, belum merata pada semua lingkungan. kami masih menunggu,” katanya.(dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid