Gaji GTD di Lobar Belum Dibayarkan

illustrasi

GIRI MENANG – Pembayaran honor guru tetap daerah (GTD) di Lombok Barat kembali terlambat dibayarkan. Hingga jelang akhir bulan Oktober, gaji para GTD ini belum dibayarkan selama dua bulan terakhir untuk Agustus – September. Kondisi tersebut membuat GTD di Lombok Barat semakin sulit, terlebih di tengah pandemi Covid-19.

“Kapan honor untuk teman-teman GTD keluar?. Sudah dua bulan lebih belum ada kejelasan. Sampai detik ini belum terbayarkan, padahal sudah tandatangan sebulan yang lalu,” keluh salah seorang GTD yang menolak dipublikasikan namanya.

Ia berharap agar honor GTD segera dibayar Pemkab Lombok Barat, mengingat situasi sulit dampak pandemi. Karena para guru tetap mengajar, baik sistem daring maupun luring turun langsung ke rumah murid.

Kondisi ini pun mendapatkan sorotan dari kalangan DPRD Lombok Barat. Wakil ketua DPRD Lobar Hj Nurul Adha mengaku mendapatkan keluhan dari para guru terkait BOS belum dibayarkan, sehingga menghambat proses pembelajaran sistem daring dan luring. Selain itu, persoalan klasik pembayaran honor GTD juga dikeluhkan lantaran belum dicairkan.

Menurut dia, kondisi ini semestinya tidak terjadi, karena sebelumnya sudah dibahas dengan Dikbud.

“Ini selalu saja terjadi setiap tahun, bahkan tiap beberapa bulan,” ungkapnya. Hal ini terjadi karena keterlambatan Dikbud menyiapkan update data. Padahal data ini sudah ada karena setiap tahun dilaksanakan. Namun alasannya selalu terlambat input data, sehingga mengurus SK pun terlambat.

“Masak alasannya SK belum ditandatangani Bupati,” ucap Nurul Adha. Kalaupun alasannya penganggaran hanya tujuh bulan, sepertinya tidak seperti ini karena hal ini menyangkut teknis yang menjadi pekerjaan rutin.

“Masak ini terulang terus” imbuh Nurul. Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Lobar H Nasrun mengatakan anggaran untuk gaji GTD dialokasikan pada APBD-P. Karena kepala dinas lama hanya menganggarkan untuk tujuh bulan di APBD Murni 2020. Sedangkan lima bulannya dianggarkan di APBD-P.

“Kami berjuang mati-matian pada APBD-P. Tapi insyaallah anggaran sudah ada, dan gaji mereka segera dibayar bulan ini. Mohon bersabar saja rekan-rekan GTD ini,” kata Nasrun. 

Sementara itu, Kepala BPKAD Lobar H Fauzan Khusniadi, mengaku belum menerima usulan dari Dikbud Lobar terkait pembayaran honor guru.

“Belum ada usulan masuk, bagaimana kita mau bayarkan,” katanya.

Teknisnya sama seperti yang lalu, jika ada usulan masuk pasti akan dibayarkan, pada kondisi sekarang ini, uang daerah ada untuk membayar, tetapi usulan yang belum masuk.

“Terakhir gaji yang sudah kita bayarkan bulan Juni-Juli,” imbuhnya. (ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaGubernur Dinobatkan jadi Keluarga Besar Datoq Lopan
Berita berikutnyaDua Spesialis Curanmor Dibekuk