Gaji Belum Terbayar, CS RSUD Ancam Mogok

BERENCANA MOGOK: Para CS berencana mogok kerja karena gaji Desember belum terbayar penuh. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Sebanyak 114 cleaning service (CS) yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum menerima sepenuhnya gaji Desember 2020. Mereka pun memprotes. “Separuh gaji kami belum terbayarkan pada Desember 2020. Yang baru terbayarkan itu Rp 500 ribu, sedangkan sisa yang belum terbayarkan Rp 700 ribu,” ungkap salah satu CS, Ni Ketut Susanti diamini rekan-rekannya di Tanjung, Senin (18/1).

Jumlah CS di RSUD 114 orang, yang belum terbayarkan sama sekali 15 orang, sedangkan 99 orang baru dibayarkan sebagian. Menurut keterangan dari perusahaan yang mempekerjakan mereka di RSUD, pihak RSUD belum membayarkan penuh kepada perusahaan. “Pak bos (perusahaan) sudah menjanjikan dicairkan Senin ini, tapi tidak ada, dijanjikan lagi nanti Kamis,” katanya.

Diakui, gaji memang telat diterima setiap bulan namun yang paling telat Desember ini. Jika belum keluar sesuai dijanjikan, mereka berencana mogok kerja karena mereka benar-benar membutuhkan uang itu untuk kebutuhan sehari-hari. Terlebih yang menjadi CS kebanyakan perempuan. Beberapa di antaranya membantu perekonomian keluarga, karena suaminya menganggur akibat pandemi covid-19. “Biasanya kita gaji paling telat tanggal 8, tapi tumben sekarang ini telat sekali,” jelas Ni Putu Eka Purnawi Dewi.

Dirut PT Independen Massaru, Sopian mengakui keterlambatan gaji CS. Ia meminta kepada CS bersabar karena saat ini masih proses pencairan. “Saya sudah janjikan paling telat Kamis atau Jumat sudah mereka terima, kita harap bisa bersabar, karena kita terkendala penandatanganan Dirut RSUD,” terangnya. (flo)