Gagal di PON Papua, Zigi Berjaya di Kejuaraan Asia

Ahmad Zigi Zaresta Yuda (ZIGI FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Meskipun tercatat gagal persembahkan medali untuk NTB di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Namun Karateka andal Ahmad Zigi Zaresta Yuda, sukses unjuk gigi dengan persembahkan medali Perak untuk Indonesia di ajang Kejuaraan Asia.

Pada Kejuaraan Asia, Zigi harus bersaing dengan sejumlah Karateka hebat. Diantaranya Ryo Kiyuna, salah seorang Karateka juara Olimpiade dan Juara Asian Games, dan Juara Dunia empat kali. Namun demikian, Zigi tidak mau menyerah begitu saja. Hingga akhirnya perjuangannya berhasil ia tunjukkan dengan sebuah prestasi dengan meriah medali Perak di tingkat Asia.

“Alhamdulillah, walaupun saingan saya cukup berat. Tapi inilah medali terbaik yang bisa saya persembahkan buat NTB dan Indonesia,” ujar Zigi via Telepon, Minggu (26/12).

BACA JUGA :  Vamos Masuk Tim Neraka

Kejuaraan berlangsung dari 18-22 Desember lalu. Peraih Emas Riyo asal Jepang, dan peraih perunggu asal Kuwait dan Iran. Zigi raih Perak, poinnya beda tipis dengan peraih emas asal Jepang tersebut, yakni Riyo 26,70 dan Zigi 25,52. Sedangkan dua karateka asal Kuwait dan Iran peraih perunggu poinnya 25,40, dan 24,50. Pada Kejuaraan tingkat Asia tersebut, Zigi dikirim bersama 21 Karateka di kelas Senior. Sementara kelas yang lain berjumlah sekitar 30-an. Namun untuk kategori KATA Perorangan, Zigi yang sukses gondol medali Perak. Raihan ini dinilai cukup memuaskan, karena mampu bersaing ketat dengan karateka peraih emas Olimpiade, Asian Games, dan Juara Dunia Karate.

Menurutnya, Kejuaraan Asia ini cukup penting untuk karirnya di Olimpiade 2024 mendatang. Karena Raihan medali perak tersebut bisa menjadi hitungan poin untuk ajang Olimpiade. Hanya saja, sementara ini Cabor Karate masih belum jelas dipertandingkan di ajang Olimpiade mendatang.

BACA JUGA :  Atlet Pelatda NTB Dianggap Kurang Disiplin

“Semoga hasil Kejuaraan selanjutnya bisa lebih baik. Dan hasil akan saya jadikan pelajaran penting untuk lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI NTB H Andy Hadianto mengaku sangat bangga, karena sesuai hajatan bersama. Bahwa atlet NTB harus punya target lebih tinggi. Artinya, jangan hanya fokus pada Kejuaraan yang tingkatnya Nasional saja. Namun Kejuaraan Asia Tenggara, Asia, dan tingkat dunia harus dikejar.

“Memang harus begitu, kita harapkan para atlet jangan terpaku pada Kejuaraan nasional saja, tapi harus lebih tinggi hingga Kejuaraan Dunia,” tutupnya. (rie)