Festival Pesona Mandalika, 50 Peserta Ikut Lomba Paralayang

Festival Pesona Mandalika
TERBANG: Tampak para peserta saat berterbangan di udara menunjukan kebolehanya untuk berpartisipasi menyambut HUT Lombok Tengah yang ke 72 tersebut, Sabtu lalu (7/9). (M Haeruddin/Radar Lombok )

PRAYA – Sebanyak 50 orang atlet dirgantara paralayang mengikuti lomba dalam rangka festival Pesona Mandalika  menyambut hari ulang tahun  (HUT) Lombok Tengah ke- 72.

Lomba ini dipusatkan di kawasan Pantai Kuta Kecamatan Pujut selama dua hari sejak Sabtu lalu (7/10).  Meski hujan lebat, namun semua peserta tampak tetap antusias. Para peserta sebelumnya take off di kawasan Gunung Prabu dan landing di kawasan pantai Kuta.Pembukaan kegiatan itu dihadiri Danlanud Rembiga Kolonel (pnb) Doddi Fernando, Wabup L Pathul Bahri, dan Sekda HM Nursiah.

Nursiah saat membuka acara itu menyampaikan, kegiatan kedirgantaraan ini akan terus dilakukan setiap tahunnya. Tidak hanya itu saja, pemkab akan terus mengembangkan kegiatan tersebut mengingat banyaknya lokasi yang cocok untuk olahraga ini. “Insya Allah kedepan kami akan terus melakukan pembinaan untuk melahirkan bibit-bibit atlet berbakat, baik tingkat daerah maupun internasional,’’ kata Nursiah, Sabtu lalu (7/10).

Nursiah juga berjanji, kedepanya akan menyelenggarakan kegiatan paralayang lebih meriah lagi. Pihaknya berharap dengan lebih meriah lagi acara tersebut kedepan, maka akan berdampak kepada banyaknya atlet paralayang yang semakin andal. ‘’Kegiatan ini dilakukan selama dua hari yakni pada hari ini 7-8 Oktober, kedepan akan kita tingkatkan lagi agar lebih meriah,” ujarnya.

 Ketua Komunitas Paralayang Lombok Tengah Roy Rahmanto, hari pertama kegiatan tersebut diikuti oleh 37 orang pilot dirgantara paralayang. Dihari pertama, penerbang asal negara Jerman tercatat sebagai penerbang dengan durasi waktu yang paling lama.

Dia berharap, kedepan event-event seperti ini terus dilakukan. Dengan adanya event tersebut sejatinya akan mampu menarik minat para wisatawan untuk berkunjung di arena wisata tempat kegiatan tersebut. “Paralayang banyak yang suka dan kita berharap agar tetap bisa kita lakukan agar selain membuktikan kemampuan menerbang. Namun, di satu sisi sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan pariwisata juga,” tambahnya.

Bahkan, dalam kesempatan itu Wabup  Lombok Tengah L Pathul Bahri tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. Dia meminta izin kepada Danlanud Rembiga untuk ikut terbang mengenakan parasut. Setelah mengecek segala persiapan, Pathul diberikan kesempatan untuk melakukan penerbangan yang dipandu oleh pilot paralayang yang sudah pengalaman. Setelah berputar di udara, Pathul akhirnya landing dengan selamat dan disambut tepuk tangan penonton dan peserta lainnya. “Rasanya cukup menegangkan tapi saya senang dan malah mengesankan. Rasanya ingin terbang lagi melihat keindahan dari atas,” ujarnya. (cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid