Fauzan Mutasi Ratusan Kepala Sekolah

SELAMAT : Kepala Dikbud Lobar H. Ilham tampak memberi selamat kepada para Kasek yang sudah dikukuhkan (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid memutasi 113 kepala sekolah (Kasek) dan guru. Pelantikan mereka berlangsung di aula kantor Bupati Lobar kemarin.

Rinciannya, ada kepala TK yang dirotasi menjadi kepala TK di tempat lain, tiga guru TK diberikan tugas menjadi kepala TK dan Plt kepala TK. Selanjutnya 69 kepala SD dirotasi menjadi kepala SD di tempat lain, 18 guru SD dipromosikan menjadi Kepala SD dan 11 Kepala SD dimutasi menjadi guru biasa. Ada juga dua kepala SD yang dimutasi menjadi pengawas SD.

Di jenjang SMP, satu kepala SMP dirotasi menjadi Kepala SMP di tempat lain, dua guru SMP dipromosikan menjadi Kepala SMP dan dua guru SMK/SMA dipromosikan menjadi Kepala SMP, serta empat kepala SMP dimutasi menjadi pengawas mata pelajaran SMP Lobar. Daftar ini sesuai dengan SK Bupati Nomor: 800/862/BKD/2016 yang ditetapkan pada 4 November 2016. Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat H. Ilham.

Bupati Fauzan Khalid dalam penyampaiannya menerangkan, profesi guru adalah profesi yang paling dekat dengan nabi dan rasul. Jika dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab, maka pahala yang berlipat ganda yang didapatkan. Namun jika sebaliknya, tidak melaksanakan tangung jawab serta tugas dan fungsinya dengan baik, maka hal negatif yang didapatkan.

Diterangkan Fauzan, mutasi ini semata-mata untuk melakukan penyegaran dan mengisi posisi-posisi Kasek yang lowong. Dimana di dalamnya ada yang hanya dirotasi, dipromosikan dan ada juga yang dijadikan guru biasa. “Boleh jadi beberapa keputusan salah. Boleh jadi. Tapi salah tidak apa-apa, masih ada kesempatan untuk memperbaiki. Mudah-mudahan kalau misalnya si A dianggap salah, kita angkat sebagai kepala sekolah, justru (nanti) membuktikan diri memberikan yang terbaik untuk sekolah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini pula bupati menekankan kepada para guru dan Kasek agar tidak hanya menjadi pengajar tetapi juga motivator bagi anak didik untuk mau mencari pelajaran di luar sekolah. Tidak hanya terpaku dengan pelajaran yang didapatkan di sekolah. Oleh karenanya diharapkan agar guru dan Kasek juga banyak menceritakan kisah-kisah inspiratif untuk meningkatkan motivasi tersebut.

Selanjutnya Fauzan juga meminta agar Kasek memiliki kreativitas dan kemauan untuk menata sekolahnya menjadi lebih baik. Percuma kata Fauzan sekolah itu memiliki halaman atau lahan yang luas tetapi tidak indah dan menarik. Silakan kata Fauzan kepsek berkreasi untuk itu. “Saya yakin bisa, asalkan ada kemauan. Silakan ditanam bunga, pohon atau tanaman-tanaman kebutuhan sehari-hari, agar siswa juga bisa belajar dari itu. Jangan hanya halamannya saja yang luas, tapi tidak ditata dengan baik,” jelasnya.

Kepala Dikbud Lobar H. Ilham mengatakan, dari sekian banyak yang dimutasi, beberapa di antaranya merupakan pengisian Kasek lowong. Lowongnya beberapa jabatan Kasek ada yang dikarenakan mereka mundur dan lebih memilih untuk menjadi guru biasa. “Mereka mengundurkan diri jadi Kasek, karena merasa tidak mampu. Jadi tugas Kasek itu memang berat,” terangnya.(zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid