Fauzan Hadiri Kegiatan Dharma Shanti

DHARMA SHANTI
DHARMA SHANTI : Semarak Dharma Shanti di Bencingah Lobar Rabu (19/4) kemarin. (HUMAS LOBAR FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG– Setelah perayaan Nyepi, ummat Hindu Lombok Barat menggelar kegiatan Dharma Shanti yang dihadiri Ketum Umum Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (WBT). Bupati H. Fauzan Khalid juga hadir. Dharma Shanti digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat kemarin.

Dihadiri ratusan umat Hindu baik dari kalangan PNS Lobar maupun masyarakat umum memadati Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar. Sebelum acara resmi dimulai, para tamu undangan dan ratusan umat Hindu disuguhi hiburan berupa tari-tarian khas Bali termasuk juga pembacaan Weda Wakya. Dharma Shanti kali ini mengambil tema ‘Jadikan Catur Brata Penyepian Memperkuat Toleransi Kebhinekaan Berbangsa dan Bernegara demi Keutuhan NKRI. Ayo Lanjutkan Berprestasi’. 

Selain Ketum PHDI Pusat, hadir pula Bupati Lobar H. Fauzan Khalid beserta istri, Ketua DPRD Lobar Hj. Sumiatun, Dandim 1606/Lobar Letkol Inf. Ardiansyah, Ketua PHDI NTB I Gede Mandra, Ketua PHDI Lobar I Nyoman Sembah dan jajaran pejabat di lingkup Pemkab Lobar. Tak hanya itu, perwakilan dari tokoh agama dari umat lain pun turut hadir sebagai bentuk toleransi yang terjalin dengan baik di Kabupaten Lobar.

Dalam Dharma Wacananya, Ketum PHDI Pusat WBT menegaskan tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Merdeka, Merdeka, Merdeka….,” demikian teriak WBT sebelum mengawali Dharma Wacananya.

Menurut dia, menjaga keutuhan NKRI itu sangat penting. Untuk itu, dia mengharapkan agar Umat Hindu di Kabupaten Lobar dan Indonesia secara umum hendaknya lebih arif dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi. Dia mengimbau agar Umat Hindu dan umat lain tidak mudah terprovokasi atas banyak beredarnya informasi hoax yang selama ini berkembang. “Jangan mudah terprovokasi, jangan mudah diadu domba,” tegasnya dan disambut sorak sorai umat Hindu nyang hadir.

Dalam kesempatan itu, WBT juga menegaskan bahwa hanya dengan persatuan yang kuatlah rumah tangga, daerah dan negara bisa maju. “Raket Teket Sekadi Sampat Lidi, Bantu Pak Bupati untuk membangun Lobar ini. Kami berharap Lobar bisa menjadi contoh (persatuan) bagi negara ini,” tegasnya kemudian.

Sementara itu, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid mengatakan bahwa dengan kegiatan Dharma Shanti itu dia merasa yakin bahwa kerukunan di Kabupaten Lobar akan semakin terjalin. Baik itu kerukunan di internal umat Hindu, kerukunan umat Hindu dengan umat lain serta kerukunan umat Hindu dengan pemerintah. “Untuk itu, saya selaku Bupati memberi apresiasi yang sangat tinggi terhadap inisiatif Banjar Dharma Praja Giri Menang yang setiap tahunnya menggagas kegiatan semacam ini,” ujarnya.

Selain itu Fauzan juga mengambil konsep Tri Hita Karana dalam hal menjalankan kehidupan di dunia khususnya di Kabupaten Lobar. Baik itu hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam dan manusia dengan sesama. “Setiap hubungan memiliki pedoman hidup menghargai sesama. Prinsip pelaksanaanya harus seimbang, selaras antara satu dengan yang lainnya. Dan saya yakin bahwa Umat Hindu di Lobar ini telah menjalani konsep Tri kerukunan itu. Hal ini terbukti dengan kondusifnya situasi keamanan di Lobar,” tandasnya. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid