Fasilitas Lengkap, Pelabuhan Carik Belum Dimanfaatkan Maksimal

Pelabuhan Carik Belum Dimanfaatkan
BELUM MAKSIMAL: Pemanfaatan Pelabuhan Carik belum maksimal. Padahal fasilitasnya lengkap. Tak kalah dengan Pelabuhan Lembar.( HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Pelabuhan Carik di Desa Anyar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum dimanfaatkan maksimal. Padahal itu bisa mendorong percepatan ekonomi, khususnya di bagian timur KLU itu. “Pelabuhan Carik kita sangat berharap bisa dimanfaatkan menjadi pelabuhan barang,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) KLU, Heryanto kepada Radar Lombok, Selasa (27/8).

Pemerintah daerah sendiri sudah membantu agar akses menuju pelabuhan lancar. Jalan masuk pelabuhan dibangun pada 2008. Jika memang pelabuhan itu tetap seperti sekarang, minim pemanfaatan, maka diharapkan Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan (Dishublutkan) KLU bisa berkomunikasi ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar pelabuhan bisa dimanfaatkan daerah. “Dishub harus koordinasikan dengan kementerian terkait di pusat,” tegasnya.

Fasilitas di Pelabuhan Carik sendiri lanjutnya, lengkap. Arealnya juga luas. Sangat mungkin dimanfaatkan seperti Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. PT ASDP juga diharapkan bisa masuk untuk mengelola.

Kepala Dishublutkan KLU Iwan Maret Asmara mengungkapkan, Carik itu merupakan pelabuhan barang antar-daerah. KLU tak punya kewenangan. Namun untuk pemanfaatan, perlu dikonsultasikan lebih lanjut ke pusat. Tetapi sebelum itu juga perlu komunikasi dengan UPP Pemenang. “Yang jelas Carik itu belum menjadi kewenangan daerah,” ungkapnya. (flo)