Farin Tergantung Dukungan Masyarakat

ILUSTRASI PILKADA

MATARAM—Pilkada Lombok Barat 2018 menyebut-nyebut nama Nauvar Furqoni Farinduan sebagai salah satu kandidat kuat yang melanjutkan estafet kepemimpinan daerah tersebut. Namanya santer mengemuka di masyarakat lantaran dianggap sosok yang prospek dan layak menjadi pemimpin.

Kepada Radar Lombok, sosok yang karib dipanggil Farin ini mengatakan, ia sepenuhnya masih mencermati dinamika politik yang berkembang. Belum ada keputusan apakah maju atau tidak dalam pilkada nanti.

“Tapi tergantung dukungan masyarakat. Jika nanti saya diinginkan, tidak ada alasan menolak,” ungkap  politisi muda Partai Golkar tersebut, Selasa kemarin (10/1).

Keputusan dirinya maju atau tidak di pilkada Lobar 2018, ungkapnya, sangat tergantung dukungan tokoh agama, partai politik dan masyarakat luas. Karena itu, ia masih melihat dan mencermati adanya dukungan luas dari masyarakat kepada dirinya.

[postingan number=3 tag=”pilkada”]

Disinggung intensitas Farin gencar blusukan menemui masyarakat, ia menjelaskan, blusukan yang dilakukan langsung menemui masyarakat Lobar untuk menyampaikan pesan terima kasih dari orangtuanya, H Zaini Arony, kepada masyarakat Lobar. Ucapan terima kasih tersebut karena sosok Zaini merasa sangat terbantu dengan kerjasama yang diberikan masyarakat Lobar selama ia memimpin daerah itu sebelum akhirnya digantikan Fauzan Khalid.

Selain berterima kasih kepada masyarakat, Farin juga menyebut jika dirinya menitip permohonan maaf H Zaini Arony  kepada masyarakat Lobar. Sosok Zaini Arony disebutnya tidak ingin sampai meninggalkan cela paska kepemimpinannya berakhir.

"Jadi saya turun menemui masyarakat semata-semata menyampaikan pesan orang tua saya," ujarnya.

Meski demikian, Farin tak menampik jika sudah ada aspirasi dan dukungan bagi dirinya maju berkompetisi di Pilkada Lobar 2018. Komunikasi politik pun dengan Parpol maupun figur lainnya untuk peluang koalisi di Pilkada Lobar 2018 sudah terjalin. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut