Fahri Hamzah Digaungkan Maju Pilkada NTB

Lalu Pahroruzi (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Potensi Pikada NTB yang dimajukan setahun pada 2022, membuat sejumlah pihak mulai melempar wacana terkait figur yang dinilai layak maju dalam perebutan kursi orang nomor satu di NTB.

Bahkan politisi nasional Fahri Hamzah disebut-sebut menjadi salah satu figur yang layak dan punya peluang kuat di Pilkada NTB. “Partai Gelora NTB menghendaki agar kader kita Fahri Hamzah bisa ikut berlaga di Pilgub mendatang,” kata Ketua DPW Partai Gelora NTB Lalu Pahroruzi.

Diakui, ada aspirasi dan dorongan kuat dari kader Gelora agar Fahri Hamzah turut berlaga di Pilkada NTB ke depan. Sehingga pihaknya tidak bisa mengabaikan aspirasi itu. Walau diakui Fahri Hamzah adalah aset Partai Gelora yang memiliki peran yang sangat diperlukan untuk membesarkan partai di tingkat nasional.

Keberadaan Fahri Hamzah lanjutnya, menjadi daya pikat tersendiri bagi Partai Gelora di NTB. Kiprah dan sepak terjang Fahri Hamzah sebagai mantan Anggota DPR RI Dapil NTB selama empat periode begitu dirasakan. Itu ditandai dengan raihan suara dari pemilu ke pemilu selalu mengalami peningkatan. “Fahri Hamzah adalah satu-satunya mantan Anggota DPR Dapil NTB dengan raihan suara konsisten meningkat dari pemilu ke pemilu,” papar mantan Ketua Bappilu DPW PKS NTB tersebut.

Atas dasar itu, sangat beralasan jika ada aspirasi kuat agar Fahri Hamzah maju di Pilkada NTB. Dalam kesempatan itu. Ojik pun mengkritik kepemimpinan Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah yang dinilai gagal dalam melakukan konsolidasi dan kompromi politik sejak dilantik pada September 2018 lalu. Akibatnya, saat ini terjadi kekisruhan politik yang tak henti-hentinya mewarnai pemerintahan Zul-Rohmi.

Padahal, dalam situasi krisis seperti saat ini, diperlukan kepemimpinan kuat, serta mampu melakukan konsolidasi politik. Sehingga berbagai kebijakan pemerintah dan program yang dilaksanakan memperoleh dukungan berbagai pihak. “Terlalu banyak keributan dan kekisruhan politik dibiarkan berlarut-larut, berakibat tidak fokus dan terganggunya Zul-Rohmi dalam menjalankan pemerintahan,” tandasnya. (yan)