Fadilah Ahmad Nur dapat Penghargaan S2

Fadillah Ahmad Nur bersama Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Kepala Dispora NTB H Surya Bahari. (IST/ RADAR LOMBOK)

MATARAM – Torehan prestasi gemilang Fadillah Ahmad Nur, pemuda asal Desa Kakiang Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa sebagai Juara I Pemuda Pelopor Tingkat Nasional dihargai beasiswa S2 ke luar negeri. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur NTB H Zulkiflimansyah atas nama  Pemprov NTB.

Pemberian penghargaan tersebut disampaikan Gubernur Zul kepada Fadillah Ahmad Nur, di pendopo Gubernur NTB  Jumat malam (29/10), dalam acara silaturrahmi Pemuda Pelopor Indonesia dengan Gubernur NTB bersama  Kepala Dispora NTB.

Gubernur Zul mengaku bangga dan mengapresiasi prestasi gemilang yang diraih pemuda NTB sebagai juara 1 dalam kepeloporannya dan telah mengharumkan nama NTB di kancah Nasional.

BACA JUGA :  SKS Akomodir Kecepatan Belajar Siswa

 “Saya atas nama masyarakat dan Pemerintah NTB, sangat mengapresiasi prestasi Gemilang yang di raih Fadilah Ahmad Nur dalam kepeloporannya pada Bidang Pendidikan serta turut mengharumkan nama NTB di kancah Nasional” ungkap Gubernur Zul.

Dikatakan Gubernur Zul, Sebagai bentuk penghargaan atas torehan prestasi yang telah diraih tersebut, dia memberikan hadiah kepada Fadilah Ahmad Nur berupa beasiswa S-2 ke luar negeri.

Sementara itu, Fadillah Ahmad Nur mengaku bersyukur atas apresiasi serta

BACA JUGA :  Sekolah Diminta Tepat Waktu Berikan Honor Guru

penghargaan yang diberikan Gubernur NTB melanjutkan pendidikan S2 untuk beberapa negara, seperti Malaysia, Cheko, Polandia dan lain-lain.

“Di awal beliau sampaikan mau dimana, Malaysia, Polandia, Cheko, dan saat itu saya ceritakan latar belakang pendidikan saya dari Pendidikan Agama Islam Jadi beliau rekomendasikan ke Boznia,” beber Adil

Disebutkan Adil dengan akan diberangkatkannya ke Boznia – Herzegovina (Eropa) sama dengan membuka jalan baru untuk beasiswa NTB di negara tersebut.

“Saya menyetujui usulan pak Gubernur, karena saya mau yang Magister of Islamic Studies,” tandasnya (adi)