Eselon III-IV Dulu, Eselon II Menyusul

H Nursiah (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Gagalnya mutasi di lingkup Pemkab Lombok Tengah, pada tanggal 16-17 Janurai dipastikan bakal berlanjut.

Sekda Lombok Tengah, H Nursiah bahkan memastikan, mutasi akan dilakukan di bawah tanggal 20 Januari ini untuk eselon III dan IV. Sebab, pejabat eselon III dan IV tidak membutuhkan panitia seleksi (pansel) sehingga pelantikan mereka akan didahulukan. “Eselon II saja yang dinilai tim pansel. Kalau eselon III dan IV tidak dan mutasi wajib dilakukan di bawah tanggal 20. Hanya saja, kapan itu urusan Pak Bupati,” katanya di hadapan sejumlah wartawan, kemarin (18/1).

Sementara pengangkatan pejabat untuk eselon II, terlebih dahulu harus dikoordinasikan dengan Kantor Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta. Sehingga pada beberapa hari lalu, pihaknya sudah ke KASN untuk melakukan koordinasi. “Baik secara lisan dan tulisan, kami sudah sampaikan persyaratan para pejabat yang masuk mengikuti tes mengisi jabatan eselon II,” tambah Nursiah.

Dari hasil koordinasi tersebut, Pemkab Lombok Tengah dinilai layak untuk melakukan tes dan membuat tim panse. “Insya Allah hari Senin mendatang tim pansel sudah terbentuk,” terangnya.

Dalam seleksi ini, lanjutnya bersifat terbuka, sebab yang menentukan nantinya tim pansel yang sudah ditunjuk bupati. “Ada tim pansel yang menentukan, siapa yang layak duduk di kursi dinas atau eselon II,” kata mantan Camat Praya Timur ini.

[postingan number=3 tag=”mutasi”]

Adanya tim pansel, tentunya apa yang berkembang atau isu di setiap terjadinya mutasi, itu didasari politik, kedekatan dan uang, itu tidak benar, sebab pansel nantinya bakal sebagai penentu. Sedangkan terkait tim pansel sendiri lanjutnya, itu berasal dari birokrat, akademisi dan masyarakat. “Yang jelas tidak benar, mutasi harus dengan uang, politik ataupun kedekatan, sebab tiga komponen pansel ini bakal memberikan penilaian sesuai dengan bidang dan kehalian mereka,” ungkapnya.

Sementara, Politisi PKS H Ahmad Supli sebelumnya mengaku, kalau ia sempat bertemu dengan bupati membahas kapan mutasi. Di mana saat itu, bupati meminta mutasi dilakukan tanggal 15 Januari. Namun setelah dilihat hari tanggal tersebut, ternyata hari itu hari libur, sehingga dimundurkan tanggal 19 Januari. “Persoalan mutasi saya sudah omongkan sama Bupati, dan beliau minta tanggal 15 bulan ini, namun karena tanggal 15 itu hari libur, Bupati malah bilang insya Allah tanggal 19 bulan ini,” terangnya. "Saya hanya menceritakan apa yang saya dengar, jadi kesohehannya silahkan langsung ditanyakan ke Bupati dan Wabup,” tambahnya.

Catatan Radar Lombok pada hari Jumat lalu Wakil Bupati Loteng menjanjikan, kalau tidak ada halangan dan rintangan, maka mutasi akan dilakukan antara tanggal 16 dan 17 Januari untuk eselon III dan IV.
Namun janji tersebut tidak bisa dipenuhi, pasalnya sampai berakhirnya dua tanggal yang dijanjikan tersebut, endusan mutasi juga tidak terjadi.
Gagalnya mutasi tersebut, besar kemungkinan akan dilakukan pada hari Kamis malam Jumat, sebab Sekda Loteng, telah menyebutkan kalau mutasi itu akan dilakukan di bawah tanggal 20 Januari. Sedangkan tanggal 20 Januari, jatuh pada hari Jumat besok.  (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid