Era Ali BD Pembangunan Lombok Timur Sangat Adil dan Merata

Era Ali BD Pembangunan Lombok timur Sangat Adil dan Merata
SILATURRAHMI: Calon gubernur dari jalur independen Ali Bin Dahlan saat menyambangi para alim ulama sekaligus peresmian sekretariat LINTAS Lombok Tengah NTB di Desa Jelantik Kecamatan Jonggat, belum lama ini. (DOKUMEN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Masyarakat Lombok Timur menanggapi positif kepemimpinan HM Ali Bin Dachlan (Ali BD) di Lombok Timur. Terlebih, Ali BD mulai diterpa isu tak sedap seputar kepemimpinannya sebagai Bupati Lombok Timur.

Salah satu isu yang mencuat saat ini seputar pembangunan di Lombok Timur yang dinilai tidak merata pada era kepemimpinan Ali BD. Hal tersebut menuai reaksi masyarakat Lombok Timur, salah satunya Junaedi, warga Desa Tebaban Kecamatan Suralaga.

Menurutnya, banyak perubahan signifikan yang terjadi di Lombok Timur selama kepemimpinan Ali BD. Bahkan, perubahan drastis secara fisik sudah dinikmati secara merata oleh masyarakat Lombok Timur. Tak pelak, penilaian Junaidi itu secara tidak langsung menepis isu tak sedap mengenai kepemimpinan tokoh yang karib disapa Amaq Ali itu. “Itu hanya bicara persaingan politik karena masyarakat Lombok Timur sangat merasa nyaman di kepemimpinan Bapak Ali Bin Dachlan, bisa saja itu hanya pendapat lawan politik semata,” ujar Junaedi.

Dikatakan, munculnya isu tidak sedap itu biasa terjadi. Apalagi saat perhelatan pilgub 2018. Pria berusia 52 tahun ini menilai, saat menjabat sebagai Bupati Lombok Timur, jebolan SMAN Selong itu tidak pernah menanggalkan utang sehingga pembangunan di Lombok Timur terus berjalan dengan baik. “Ali Bin Dachlan selalu memberikan bantuan kepada masyarakat dan ini sangat merata, bahkan hampir di seluruh desa di Lombok Timur merasakannya,” tambahnya.

Bahkan, baginya selama menduduki tahta di Lombok Timur, pria yang memiliki jejaring luas hingga tingkat internasional itu sangat mengutamakan kesehatan masyarakat. Ini tampak dari pembangunan puskesmas dan rumah sakit yang jumlahnya kian bertambah. “Pelayanan masyarakat yang dilakukan beliau juga sangat menolong sekali, bagi Bapak Ali Bin Dachlan ketika masyarakat sehat maka perekonomian di masyarakat juga bisa bertumbuh dengan baik pula,” paparnya.

Tak hanya warga Desa Tebaban saja yang merasakan hasil kerja Ali BD, Rahma salah satu jamaah Nahdlatul Wathan Anjani menilai Ali BD membawa pengaruh positif di Lombok Timur. Terutama menyangkut pembangunan infrastruktur yang dapat dinikmati masyarakat. Perubahan tersebut terasa menyusul adanya pemekaran jalan yang dilakukan Ali BD. Banyak jalur baru yang dibuka diantaranya jalan dari Desa Lenek, Kecamatan Aikmel menuju Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji serta beberapa jalan yang sudah dimekarkan. ‘’Tentu ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Lombok Timur,’’ katanya.

Di sisi lain, Sari warga Desa Lenek juga mengutarakan bahwa dari sisi pendidikan juga dirasakan oleh perempuan berusia 43 tahun ini. Apalagi, banyak sekolah yang diperbaharui oleh Ali Bin Dachlan semasa jabatannya.  “Beliau selalu menganggap madrasah, sekolah negeri serta sekolah swasta tidak memiliki perbedaan. Semua dianggap merata karena memiliki hak dan kewajiban yang sama pula, terlebih baginya pendidikan adalah hal yang paling utama,” pungkasnya. (tim)