Enam Petugas Medis Puskesmas Kota Raja Dirawat ke RSU Labuhan Haji

Tenaga Medis Kota Raja
DIPINDAHKAN : Proses pemindaan enam orang petugas kesehatan Puskesmas Kota Raja yang dinyatakan reaktif dari Rusunawa Labuhan Lombok ke RSU Lotim di Labuhan Haji Jumat malam (1/5).

SELONG – Enam petugas kesehatan yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test dipindahkan dari Rusunawa Labuhan Lombok ke Rumah Sakit Umum ( RSU) Labuhan Haji untuk mendapatkan penangana yang lebih maksimal. Enam orang tersebut merupakan tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Kota Raja Kecamatan Sikur. Pemindahan enam tenaga medis ini berlangsung Jumat malam (1/5) sekitar 22.00 Wita didampingi petugas medis yang mengenakan seragam lengkap Alat Pelindung Diri (APD).

Sebelumnya Tim Gugus Tugas Covid-19 Lotim telah melakukan Rapid Test terhadap 50 petugas medis yang berada di Puskesmas Kota Raja . Dari jumlah tersebut sebanyak enam orang dinyatakan hasil tesnya reaktif. Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan melalui swab untuk memastikan apakah mereka positif atau tidak. Tidak hanya enam orang itu saja, namun dari hasil Rapid Test, sekitar tujuh orang keluarga dari petugas medis itu juga dinyatakan reaktif.

Direktur RSUD d. Raden Soedjono Selong Tantowi Jaohari membenarkan enam orang petugas medis yang terindikasi terpapar Covid 19 itu telah dipindahkan dari Rusunawa ke RSU Labuhan Haji.

“Sekarang di pindahkan ke RSU Lotim di Labuhan Haji untuk perawatan selanjutnya,” terangnya.

Penanganan maksimal yang diberikan petugas diharapkan kondisi kesehatan enam tenaga medis ini akan semakin membaik sambil menunggu hasil swab.

Terpisah Jubir Gugus Tugas Covid-19 Lotim Faturrahman menjelaskan, terkait upaya yang dilakukan setelah enam orang petugas medis Puskesmas Kota Raja dinyatakan reaktif. Untuk sementara pelayanan di Puskesmas Kota Raja akan ditutup selama 14 hari kedepan. Tidak hanya itu beberapa titik akses atau jalur masuk Kota Raja untuk sementara di tutup. Di pintu masuk ke desa itu petugas disiagakan untuk berjaga untuk memantau aktifitas warga yang masuk, baik dari dalam desa maupun dari luar.

Penutupan Puskesmas Kota Raja ini setelah dilakukan rapid test terhadap 50 petugas yang bekerja di Puskesmas tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

:Kita imbau kepada masyarakat supaya tetap patuh terhadap himbauan dari pemerintah. Seperti memberlakukan distancing sosial, jaga kebersihan dan menggunakan makser,” tutupnya. (lie)