Enam Desa Diberikan Bantuan Komputer

BANTUAN KOMPUTER: Wakil Bupati Lotim, Haerul Warisin, saat menyerahkan bantuan komputer untuk enam desa di Lotim, Senin kemarin (10/4) (GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG—Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Timur (Lotim) menyelenggarakan penyerahan bantuan komputer program perpustakaan seru (Perpu Seru) bagi 6 desa replikasi dan pemasyarakatan perpustakaan dan minat baca bagi komunitas, Senin kemarin (10/4). Bantuan itu diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Lotim, Haerul Warisin.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lotim, M. Juhad, mengatakan bahwa bantuan ini telah dilaksanakan dari  sejak 2013 lalu. Untuk , 2013 desa, sebanyak 16 desa/kelurahan di Lotim, yang telah diberikan bantuan itu.

Sedangkan untuk tahun ini, ada enam desa yang mendapatkan bantuan, yaitu Desa Aikmel Utara, Padamare, Pringgasela Selatan, Pohgading, Gereneng, dan Tumbuh Mulia. “Bantuan komputer sebanyak 3 unit per desa. Ini digunakan untuk masyarakat pengunjung perpustakaan desa,” terangnya.

[postingan number=3 tag=”bantuan”]

Program Perpu Seru, dengan tujuan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan dan belajar masayarakt berbasis IT. Ini tak lain adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Dari 254 desa/kelurahan baru 191 desa yang sudah mempunyai perpustakaan desa. Tahun ini akan ada lomba perpustakaan desa yang akan mewakili dari Desa Sepit, Keruak,” tutupnya.

Sementara Wakil Bupati Lotim, H. Haerul Warisin menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat positif. Sejak 2013, pertama kali Lotim yang di data oleh Arsip Nasional  Republik Indonesia. Sebab, masyarakat Lotim memiliki perpustakaan desa yang sangat bagus. Hal itu bisa di lihat dari partisipasi minat baca masyarakat yang meningkat.

“Saat ini sudah 16 desa mendapatkan bantuan perpustakaan berbasis informasi teknologi, sehingga masyarakat di desa sudah bisa mengakses internet,” terangnya.

Selain itu, dia berharap agar para Kades juga agar memiliki kemampaun untuk mengoperasikan internet. Dengan bantuan komputer yang diberikan itu, diharapkan anak didik tidak saja belajar di sekolah. Namun mereka juga bisa mengaseks ilmu pengetahun diluar sekolah melalui perpustakaan yang disiapkan oleh desa.

“Tentang program bantuan komputer yang dilaksanakan perpustakaan desa untuk mencerdaskan masyarakat. Sesuai yang diamanatkan UUD tahun 1945.  Apa lagi sekarang zaman sudah canggih, namun dengan kecanggihan itu jangan merusak diri. Pelajar juga supaya bisa menceritakan ke teman-temannya tentang perpustakaan desa dan informasi lain,” tutupnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid