Empat Profesor Ditetapkan Menjadi Calon Rektor UIN Mataram

Inilah empat calon Rektor UIN Mataram yang bakal bersaing menjadi yang terbaik melalui penunjukan dari Menag RI. (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Setelah melalui proses pemeriksaaan berkas dan dokumen pendaftaran, akhirnya empat bakal calon (balon) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ditetapkan menjadi calon untuk selanjutnya berkompetisi menjadi nakhoda kampus Islam negeri terbesar di NTB.

Empat balon yang ditetapkan menjadi calon Rektor UIN Mataram adalah, Prof H Masnun, Prof H Mutawali, Prof H Fahrurrozi dan Prof Adi Fadli. Keempat guru besar di kampus UIN Mataram tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan selanjutnya sebelum proses pemilihan oleh anggota senat UIN Mataram.

“Kita sudah melakukan proses verifikasi terhadap empat bakal calon yang telah mendaftar tanggal 6 -19 April 2021. Semuanya dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon rektor,” kata Ketua Panitia Penjaringan Calon Rektor UIN Mataram, Dr Winengan, Senin (26/4).

BACA JUGA :  Pertamina Hapus Subsidi Premium dan Solar

Menurut Wienang, sesuai dengan jadwal, pengumuman empat balon rektor yang mendaftar akhirnya ditetapkan sebagai calon pada Senin (26/4). Selanjutnya, hasil dari verifikasi dan seleksi dokumen empat pendaftar yang dinyatatakan lolos dan berhak mengikuti proses lanjutan sebagai calon rektor akan diserahkan kepada Rektor UIN Mataram Prof H Mutawali yang juga ikut berkompetisi dalam pemilihan rektor (pilrek) tersebut.

Dijelaskan Winengan, pelaksanaan pemilihan rektor UIN Mataram tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya rektor dipilih oleh senat, namun tahun ini ada komisi seleksi yang jumlahnya 7 orang yang dibentuk oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Sedangkan senat untuk tahun ini hanya diberikan pertimbangan kualitatif.

“Kalau tahun ini otoritas senat hanya memberikan pertimbangan kepada calon rektor UIN Mataram,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kemiskinan di NTB Bertambah, Laju IPM Terendah

Setelah itu, nantinya jika sudah ditangani oleh komisi seleksi yang berjumlah 7 orang, maka dari 4 calon ini ada 3 yang akan diakomodir. Setelah selesai ditahap komisi seleksi yang berjumlah 7 orang itu, nanti hasilnya akan diserahkan langsung ke Kemenag RI untuk menunjuk siapa saja yang direkomendasi dan siapa yang menjadi rektor.

Untuk diketahui, ada beberapa pertimbangan secara kualitatif oleh senat itu dilihat dari berbagai aspek atau bahan penilaian, terutama visi dan misinya. Kemudian rencana pengembangan kedepannya terhadap kampus, pengalaman dan mudah bekerja sama dengan semua stackholder serta moralitas.

“Ini yang menjadi pertimbangan signifikan oleh senat,” ujarnya. (adi)