Empat Penjual Togel Online Diamankan

DIAMANKAN: Empat penjual nomor togel online asal Kota Mataram diamankan Tim Puma Polresta Mataram. (ROSYID/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Tim Puma Satreskrim Polresta Mataram berhasil mengamankan empat pelaku penjual togel online.

Para pelaku masing-masing berinisial H (50) asal Lingkungan Melayu Bangsal, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, P (39) asal Lingkungan Karang Buyuk, Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, K (47) warga Lingkungan Karang Taruna, Kelurahan Mataram Barat dan Z (42) asal Lingkungan Batu Raja, Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

“Empat orang tersangka ini 3 kasus. Pelaku H dan P ini satu, sedangkan K dan Z ini perorangan atau masing-masing,” terang Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Sabtu (16/4).

Terhadap pelaku H, diamankan Tim Puma Polresta Mataram di Jalan Pabean, Lingkungan Kampung Melayu, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan Kota Mataram, Kamis (31/3) lalu, sekitar pukul 14.20 WITA. “Dari hasil interogasi, H mengaku bahwa ia telah menjual nomor togel,” katanya.

Setelah melakukan penjualan, H selanjutnya merekap dan hasil rekapannya itu diserahkan terhadap pelaku P. Dari hasil interogasi itu, tim melakukan upaya paksa terhadap P dan juga mengakui perbuatannya. “Dari tangan P, berhasil diamankan barang bukti berupa satu buah ATM Bank BCA, atas nama Rifka Aryana dan HP,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Curi Kabel Telkom dengan Modus Perbaiki Pipa Air

Pelaku H bertugas sebagai penjual. Setelah berhasil menjual nomor togel, H kemudian menyerahkan rekapan dan uang hasil penjualan ke pelaku P. Selanjutnya P bertugas memasukkan rekapan itu ke situs www.doaaku.com dengan menggunakan akun milik P. “Dari bisnisnya ini, keduanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 50 ribu per hari,” tuturnya.

Sedangkan untuk pelaku K, Tim Puma Polresta Mataram mengamankannya di Jalan Swaramahardika, Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Pejanggik, Kota Mataram. K diamankan pada Sabtu (2/4), sekitar pukul 20.00 WITA.

K biasa menjual nomor togelnya kepada sopir taksi yang tengah nongkrong di depan salah satu hotel di jalan tersebut. Setelah melakukan penjualan, K kemudian merekapnya dan memasukkan nomor togel yang dipesan oleh pembeli ke situs www.momo4d.com. “Akun ini miliknya K sendiri, setelah memasukkan nomor, pelaku tinggal menunggu pengumuman pemenang nomor togel itu,” katanya.

Untuk keuntungan yang diraih K sendiri, berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu per harinya. “Keuntungannya tidak menentu, tergantung jumlah pembeli,” sebutnya.

BACA JUGA :  Rp 337 Juta Uang Perusahaan Digelapkan, Kepala Toko 3 Second Dibui

Untuk barang bukti yang diamankan berupa buku tabungan BNI, HP dan uang Rp 600 ribu. Sementara pelaku Z diamankan di Jalan Saleh Sungkar, Lingkungan Batu Raja, Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan Kota Mataram, Rabu (6/3) lalu, sekitar pukul 14.30 WITA.

Z diamankan setelah terbukti menjajakkan nomor togel. Modusnya sama dengan yang sebelumnya, yakni menjual nomor togel dan melakukan rekapan. Setelah itu memasukkan ke situs www.mujurtoto2.com. “Setelah nomor dimasukkan, pelaku tinggal menunggu pengumuman pemenang,” imbuhnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa empat lembar pembelian nomor togel, HP, buku tabungan BNI atas nama Zulkifly, serta uang tunai Rp 204 ribu. Keuntungan yang didapati Z dari bisnisnya ini sebanyak Rp 100 ribu per harinya.

Dikatakan, semua pelaku saat ini sudah ditahan di rutan Polresta Mataram. Adapun untuk pasal yang disangkakan ialah, Pasal 303 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman  10 tahun penjara. (cr-sid)