Hanya Empat Pejabat Daftar Sekda

MATARAM – Panitia seleksi (Pansel) Sekda menilai Kota Mataram krisis calon Sekda. Meski banyak yang potensial, namun hanya segelintir yang mendaftar.

Hal itu diungkapkan ketua Pansel Sekda Dr. Muazzar Habibi kemarin. Ia menilai Pemkot krisis pejabat. Sejak dibuka pendaftaran tanggal 1 Agustus lalu, yang mendaftar hanya empat orang yakni H. Kemal Islam, H. Khalid, H. Mutawali dan H. Eko Effendy Saswito.

Segera pendaftar yang lolos administrasi akan diumumkan. Masyarakat akan melakukan penilaian. “Kita belum pleno (Senin-red), setelah pleno kita putuskan. Empat calon yang sudah menyerahkan berkasnya. Kalau tiga yang lolos. Kita ulang enam hari pendaftaran diperpajang.  Dua kali perpajangan, kita serahkan tiga nama itu ke Walikota. Itu hak prerogatif Walikota,” ujarnya.

Sebelumnya ada sejumlah pejabat provinsi yang mau mendaftar. Salah satunya HL. Syafi’ie yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bakesbangpoldagri NTB. Sampai  batas waktu yang telah ditentukan, dua pejabat provinsi urung mendaftar.” Publik harus mengetahui mereka. Serta mereka tidak tersandung kasus hukum. Itu perlunya pengumuman ke publik,” ungkapnya.

Mataram krisis pejabat padahal banyak yang potensial seperti Kepala Dispenda H. Syakirin Hukmi, Kadisosnakertrans H. Ahsanul Khalik, Asisten III Hj. Baiq Evi Ghanevi, Kepala Inspektorat H. Makbul Ma’shum dan lain-lain.  Beredar kabar mereka-mereka ini tidak diizinkan oleh walikota.

Terpisah, Kepala BPBD Kota Mataram H. Supardi yang dikonfirmasi via seluler menegaskan dirinya tidak jadi mendaftar karena ada beberapa syarat yang belum dilengkapi sementara waktunya terbatas. Selain itu, belum ada izin dari Walikota Mataram. “ Saya belum daftar,” singkatnya.(dir)